sumber gambar, Gambar Getty

Keterangan,

Para siswa tiba di sebuah sekolah di Kabul, Afghanistan, Rabu (23/03).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan kekecewaannya atas keputusan Taliban untuk terus menutup sekolah menengah untuk anak perempuan di Afghanistan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, melalui juru bicaranya Stephane Dujarric, menggambarkan langkah Taliban sangat merusak anak perempuan dan masa depan Afghanistan.

“Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa sangat menyesalkan pengumuman oleh otoritas Taliban di Afghanistan bahwa pendidikan anak perempuan dari kelas enam ke atas telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Kegagalan pihak berwenang untuk membuka kembali sekolah untuk anak perempuan, meskipun ada komitmen berulang, merupakan kekecewaan yang mendalam dan sangat merusak bagi Afghanistan,” kata Dujarric.