Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Ribuan orang menghadiri pemakaman Shireen Abu Aqla.

Bentrokan terjadi antara polisi Israel dan massa yang datang menghadiri pemakaman wartawan Shireen Abu Aqla, yang tewas tertembak di daerah yang diduduki Tepi Barat. Pemakaman di Yerusalem Timur itu diselenggarakan dengan keamanan yang diperketat.

Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah massa yang mengibarkan bendera Palestina. Mereka dituduh mengganggu ketertiban umum dengan melempar batu dan meneriakkan slogan-slogan nasionalistik.

Shireen yang bekerja untuk Al Jazeera ditembak mati Rabu (11/05) ketika meliput penggrebekan Israel di kota Jenin. Pembunuhan itu menimbulkan kecaman luas, dengan Israel dan Palestina saling menyalahkan.

Otorita Palestina dan Al Jazeera menyatakan Shireen ditembak mati oleh pasukan Israel, sementara Israel mengatakan tidak bisa memastikan apa yang terjadi dan bahwa wartawati ditembak oleh warga Palestina. Laporan Israel juga menyebutkan kemungkinan “beberapa peluru” ditembak oleh seorang tentara ke “arah teroris yang melepaskan tembakan ke kendaraannya.”