sumber gambar, ANTARA (Asep Fathulrahman)

Keterangan,

Sejumlah aparat kepolisian mengamankan para demonstran saat membubarkan aksi unjuk rasa memprotes ketimpangan pembangunan di Banten

Kasus pencabulan mahasiswa saat unjuk rasa di kantor Bupati Tangerang, Provinsi Banten, kini ditangani Divisi Propam (Profesional dan Pengamanan) Polda Banten.

“Khawatir [pelaku pembantingan] sudah meminta maaf. Bahkan Kapolri sudah meminta maaf. Kapolda sudah memerintahkan Kabag Kedokteran dan Kesehatan untuk memastikan kesehatan yang bersangkutan,” kata Kabag Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada BBC News Indonesia melalui telepon, Kamis (14/10). .

“Setelah dinyatakan sehat, yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi.”

Namun, menurut KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), kasus pembunuhan pelajar ini bukanlah insiden tunggal.