Friday, August 7, 2020
Home Blog Page 10

‘New normal’ di tengah Covid-19: Adat dalam situasi normal baru, berangkat tata cara ibadah sampai menyelap restoran tengah disiapkan

0

Sah atas foto SIGID KURNIAWAN/ANTARA FOTO
Image caption Presiden Joko Widodo meninjau proses bagian sembako tahap ketiga bagi klub kurang mampu dan terdampak COVID-19 di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/05).

Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan protokol dalam menghadapi “new normal” atau situasi normal gres di tengah langkah menekan infeksi Covid-19, mulai dari tata jalan beribadah sampai langkah masuk ke restoran.

Hal ini dikatakan Menteri Pemimpin bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, usai rapat secara Presiden Joko Widodo, Senin (18/05).

“Jadi nanti aka nada protocol bagaimana di restoran, bagaimana ibadah, nanti meneteri keyakinan akan mengatur itu, protokol dengan jalan apa datang di acara yang pengunjung relatif banyak, dan sebagainya, nanti akan diatur secara detil & itu harus dipatuhi, ” logat Muhajir.

“Itulah yang dimaksud dengan new normal, nanti boleh tetap salat Jumat berjamaah tapi beda salat Jumat berjamaahnya dengan sebelum ada new normal ini, ” tambahnya.

Terkait dengan restoran, Muhajir mengatakan “Misalnya ketika sudah dibolehkan restoran buka maka tidak berarti restoran buka seperti sebelum ada Covid. Itulah disebut new wajar, kehidupan normal baru, harus mematuhi protokol tentang bagaimana datan atau makan di resturan dan restoran harus mematuhi protokol itu. ”

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam rapat terbatas melalui telekonferensi, meminta masyarakat agar bersiap menghadapi kondisi normal baru di tengah pandemi Covid-19.

Membaca pernyataan Presiden Jokowi itu, Muhajir mengatakan upaya ini dilakukan untuk memulihkan produktivitas masyarakat.

“Di satu sisi juga epidemi Covid-19 tetap bisa dikendalikan, lestari ditekan, hingga nanti antiklimaksnya sempurna, terutama setelah ditemukan vaksin, ” jelas Muhadjir.

Buat itulah, masih menurut Muhadjir, Pemimpin Jokowi meminta ada kajian yang cermat, terukur serta melibatkan penuh pihak untuk mempersiapkan tahap-tahap pengurangan pembatasan sosial (PSBB).

Pada Jumat (15/05) lalu, Pemimpin Joko Widodo juga sudah mengenai tentang pentingnya kesiapan masyarakat di dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai “tatatan kehidupan baru”.

Hak atas memotret Aslam Iqbal/Getty
Image caption Seorang warga Indonesia mengenakan masker pelindung yang bergambarkan congkak tersenyum.

“Kebutuhan kita sudah pasti berubah buat mengatasi risiko wabah ini. Tersebut keniscayaan, itulah yang oleh penuh orang disebut sebagai new biasa atau tatanan kehidupan baru, ” katanya.

Dalam pengantar sebelum rapat terbatas, Senin (18/05), Presiden Joko Widodo mengaku kalau pemerintah sedang menyiapkan skenario pelonggaran PSBB.

“Yang kita siapkan baru rencana atau ringkasan pelonggaran yang akan diputuskan setelah timing yang tepat dan melihat fakta, data-data di lapangan, ” kata Presiden Jokowi.

“Biar semua jelas. Kita kudu hati-hati jangan keliru kita menetapkan, ” tambahnya.

“Saya tegaskan belum ada kebijakan pelonggaran PSBB. Karena muncul, keliru pada masyarakat bahwa pemerintah mulai melonggarkan PSBB. Belum. Belum ada kecendekiaan pelonggaran, ” katanya.

Seperti apa protokol WHO tentang ‘The New Normal’?

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menerbitkan protokol transisi menuju the new normal atau tata kesibukan baru sebelum vaksin Covid-19 belum ditemukan.

“Kompleksitas serta ketidakpastian ada di depan, yang berarti bahwa kita memasuki era di mana kita mungkin menetapkan menyesuaikan langkah dengan cepat, ” kata Direktur Regional WHO untuk Eropa Henri P. Kluge dikutip dari dokumen resmi di kedudukan WHO, Senin (18/5/2020).

Hak atas foto Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Image caption Calon penumpang menunjukkan formulir pembatalan tiket kereta suluh di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (18/05).

Menurut WHO, sebelum langkah pelonggaran pembatasan untuk menuju ‘the new normal’ diterapkan, pemerintah mesti menunjukkan bahwa transmisi virus Corona telah dikendalikan.

Pelonggaran pemisahan, demikian WHO, harus dilakukan dengan bertahap dan otoritas terkait diminta terus mengevaluasi kebijakannya.

Syarat lainnya, lanjutnya, kapasitas sistem kesehatan masyarakat – diantaranya rumah sakit – harus tersedia untuk mengidentifikasi, menguji, mengisolasi, melacak relasi, dan mengkarantina pasien COVID-19.

Disebutkan pula dalam adat itu, tata kehidupan baru mampu diterapkan apabila risiko penularan wabah sudah terkendali terutama di wadah dengan kerentanan tinggi.

Masing-masing negara juga diharuskan berpunya menerapkan langkah pencegahan di tempat kerja, berupa jarak fisik, sarana cuci tangan dan diikuti etika batuk atau bersin.

Protokol WHO juga menyebutkan pada setiap langkah menuju transisi ‘the new normal’ harus dipantau oleh otoritas kesehatan.

“Akhirnya, kepribadian masing-masing warga akan menentukan leter virus. Ini akan membutuhkan kegiatan dan kesabaran, tidak ada rel cepat untuk kembali normal, ” demikian protokol WHO.

Kasus pelecehan seks: Film dokumenter dirilis, Uskup Agung Polandia minta Vatikan selidiki tudingan pelecehan seksual di Gereja Katolik

0

Hak atas foto EPA
Image caption Uskup Agung Wojciech Polak meminta para petinggi Vatikan “menggelar penyelidikan” menyusul dirilisnya sebuah film dokumenter mengenai dugaan pelecehan erotis pada Sabtu (16/05).

Kepala Gereja Katolik di Polandia menyatakan dirinya sudah meminta Vatikan untuk menyelidiki terkaan pelecehan seksual oleh sejumlah imam yang diklaim ditutup-tutupi.

Uskup Agung Wojciech Polak meminta para petinggi Vatikan “menggelar penyelidikan” menyusul dirilisnya suatu film dokumenter mengenai topik itu pada Sabtu (16/05).

Film itu menceritakan kisah dua kakak-beradik yang berupaya mengonfrontasi seorang pastor yang diduga melecehkan mereka saat masih kanak-kanak.

Vatikan diperkirakan bahan menugaskan seorang penyelidik untuk menghantam kasus itu.

Hidup berjudul Hide and Seek sudah disaksikan lebih dari 2, 4 juta kali sejak diluncurkan prima kali di YouTube.

Film dokumenter tersebut adalah film kedua yang digarap Marek & Tomasz Sekielski mengenai topik perkiraan pelecehan seksual oleh pastor.

Film itu mengikuti besar korban yang berupaya membawa orang-orang di gereja yang dituduh bertanggung jawab menutupi kasus mereka. Seorang uskup senior dituding mengetahui telaahan kasus tersebut selama bertahun-tahun, akan tetapi tidak mengambil tindakan apapun.

“Film ini…menunjukkan standar pelestarian terhadap anak-anak dan remaja dalam gereja tidak dihormati, ” kata pendahuluan Uskup Agung Polandia, Wojciech Polak, dalam video yang dirilis pejabat berita Katolik, KAI.

“Saya menodong para pastor, suster, orang primitif, dan pendidik untuk tidak dituntun oleh logika keliru dalam menangani gereja dengan menyembunyikan pelaku pelecehan seksual, ” tegasnya.

“Kami tidak mengizinkan penyembunyian kejahatan-kejahatan ini. ”

Hak atas foto AFP
Image caption Paus Fransiskus tahun lalu berjanji memangani kasus-kasus dugaan pelecehan seksual.

Polak memasukkan bahwa dirinya sudah meminta Vatikan menyelidiki tuduhan-tuduhan yang diangkat di film tersebut dengan dasar tulisan keuskupan yang dirilis Paus Fransiskus tahun lalu.

Surat itu mewajibkan semua pastor Katolik untuk melaporkan kasus-kasus pelecehan seksi dan upaya untuk menutupinya.

Film pertama dalam serial dokumenter, yang berjudul Tell No One (jangan bilang siapa-siapa), dirilis Sekielski bersaudara pada Mei 2019 dan telah disaksikan lebih dari 23 juta kali.

Film itu memicu kemarahan berbagai kalangan serta mendorong diskusi nasional melanggar pelecehan seksual di gereja.

Film tersebut memuat rekaman kamera rahasia saat korban mengonfrontasi para pastor mengenai dugaan pelecehan seksual. Beberapa pastor dalam film itu mengakui melakukan pelecehan.

Berkat film itu, negeri Polandia kemudian mengumumkan rencana menggandakan masa tahanan bagi paedofil dan berikrar mendirikan sebuah komisi buat menyelidiki pastor-pastor yang diduga paedofil. Namun, komisi ini belum terwujud.

Pada Maret tahun lalu, Gereja Katolik di Polandia mengakui bahwa hampir 400 paderi telah melecehkan anak-anak sepanjang 30 tahun terakhir.

Félicien Kabuga: Tersangka genosida Rwanda ditangkap di Prancis

0

Pengusaha Félicien Kabuga dituduh mendanai kelompok yang melakukan genosida di Rwanda.

Disease corona dan pekerja migran: Kemenkes rilis prosedur kepulangan WNI setelah ratusan ribu orang sudah pulang ke Indonesia

0

Hak atas foto Antara Foto/Umarul Faruq
Image caption Sejumlah pekerja migran Indonesia menjalani rapid check saat tiba dari Malaysia di Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, April lalu.

Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran pada Jumat (15/05) yang mengatur prosedur kepulangan WNI dan kedatangan WNA lewat semua pintu masuk Indonesia guna mengantisipasi wabah virus corona. Surat edaran itu dirilis setelah ratusan ribu pekerja migran telah pulang ke Indonesia.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, melaporkan sebanyak 126. 742 pekerja migran Indonesia (PMI) telah kembali ke Indonesia “Baik dengan transportasi darat, laut, maupun udara, inch kata Benny, 9 Mei 2020.

Di antara mereka, ada yang tidak dites Covid-19 setibanya di Indonesia, meskipun Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah maka akan mewaspadai kepulangan mereka karena berpotensi menyebabkan gelombang kedua penyebaran malware.

“Diperiksa kesehatan seperti detak jantung lalu ditembak mukanya [cek suhu], bukan ada pemeriksaan lain. Lalu keluar bandara, dijemput keluarga, dan sampai rumah, sekarang saya lagi berladang, ” kata seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi kepada wartawan BBC News Philippines Raja Eben Lumbanrau, Selasa (05/05).

Hak atas foto EPA
Image caption Pekerja migran dri Malaysia tiba di pusat karantina di Medan pada 10 Apr lalu.

Bagaimana mekanisme pengaturan prosedur kepulangan WNI?

Dalam surat edaran itu, mereka yang tiba di Indonesia wajib mengikuti prosedur karantina kesehatan dan pemeriksaan tambahan, seperti wawancara dan pemeriksaan melalui rapid test atau p olymerase chain reaction atau PCR.

Setiap WNI dibekali dengan surat keterangan sehat atau health certification dalam bahasa Inggris yang berlaku maksimal tujuh hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan dari negara asal.

Dokumen tersebut akan divalidasi oleh dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) baik di pelabuhan, bandara, juga Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN).

Walaupun hasil pemeriksaan negatif virus corona, mereka tetap harus menjalani pemeriksaan kesehatan tambahan. JIka tidak ditemukan penyakit maka petugas KKP mengeluarkan izin kesehatan dan wellness alert card kepada individu yang bersangkutan.

Setelah dari KKP, apabila warga tersebut ingin melanjutkan perjalanan ke daerah asal, mereka wajib menarik surat jalan dari pihak Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat. Izin kesehatan dari KKP tersebut juga diserahkan kepada pihak RT lalu RW setempat, agar puskesmas dapat memantau mereka selama isolasi mandiri di rumah.

Andai WNI tiba di Indonesia sama sekali tanpa membawa surat keterangan sehat, KKP akan melakukan pemeriksaan kesehatan contohnya rapid test atau PCR dan selama menunggu hasil pengujian, WNI menunggu di tempat karantina sementara yg sudah disediakan. Jika hasil tes PCR positif, mereka akan dirujuk ke rumah sakit darurat / RS rujukan di wilayah setempat.

Hak atas foto EPA
Image caption Pekerja migran yang tiba di pusat karantina pada Medan pada tanggal 10 04 lalu.

Perketat pintu masuk

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri mengatakan dengan adanya risiko kasus impor, pemerintah memperketat pintu masuk Indonesia di tengah kepulangan puluhan ribu WNI dari luar negeri dikarenakan wabah virus corona.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Kamis (30/04), sejak eighteen Maret hingga 29 April, sekitar 68. 614 warga negara Philippines telah tiba dari Malaysia dengan transportasi darat, laut, dan udara.

Sebanyak 1. 381 WNI dari berbagai belahan dunia juga telah kembali.

Lebih lanjut Retno mengatakan yakni Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memperkirakan bahwa masa kontrak kerja sekitar 33. 000 WNI di luar negeri bakal kedaluwarsa dalam tiga bulan ke depan dan diperkirakan akan pulang juga.

“Sementara kita juga memperkirakan 2. 399 awak kapal pesiar akan pulang, ” tambah Retno.

“Kami sangat menyadari kemungkinan risiko kasus impor termasuk dari warga Indonesia yang kembali dari luar negeri. Dikarenakan itu, tak ada pilihan lain bagi pemerintah Indonesia untuk memperkuat protokol kesehatan setibanya mereka di Indonesia, ” kata Retno dalam jumpa pers Kamis (30/04).

Sebagian besar tenaga kerja Indonesia pulang secara mandiri lalu sekitar 1500 dideportasi oleh pemerintah Malaysia.

Retno mengatakan demi menekan risiko impor fall Covid-19 pemerintah akan memastikan semua WNI yang pulang mematuhi semua protokol kesehatan, baik di tempat kedatangan maupun tempat keberangkatan.

Fasilitas karantina di titik masuk

Hak atas foto IWAN CKN/AFP
Image caption Pekerja migran Indonesia tiba dari Malaysia di Pelabuhan Sri Junjungan, Dumai, Riau 2 April 2020.

Pemerintah sudah menetapkan sejumlah lokasi yang dijadikan titik masuk atau entry point bagi WNI — jalur udara yaitu Jakarta, Bali, Makassar, dan Medan; jalur laut yaitu di Batam, Tanjung Priok, Benoa, Dumai, lalu Tanjung Balai Karimun.

“Di setiap titik masuk jadi ada fasilitas karantina bagi mereka yang menunjukkan gejala. Kami juga menyediakan fasilitas transit bagi para TKI sebelum mereka kembali ke kampung halaman mereka di seluruh wilayah Indonesia, ” papar Retno.

“Bagi para WNI yang tidak menunjukkan gejala, kami sangat menganjurkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Pemerintah lokal, atau bahkan di tingkat desa, juga jadi berusaha untuk memastikan langkah-langkah karantina dipatuhi. ”

Adapun mengenai proses pengembalian WNI yg bekerja sebagai awak kapal, Retno mengatakan proses disembarkasi membutuhkan persiapan teknis yang teliti, termasuk memenuhi protokol kesehatan wajib.

“Proses itu tidak bisa diterapkan dengan terburu-buru, ” kata Retno, seraya menambahkan bahwa proses tersebut membutuhkan koordinasi dari pemerintah pusat dan provinsi.

Retno mengatakan memang ada lonjakan kedatangan kapal pesiar di Indonesia karena negara-negara lain enggan menerima kapal-kapal tersebut di pelabuhan mereka.

Ia juga mengatakan pihaknya telah berusaha memfasilitasi kepulangan awak kapal Indonesia di luar negeri menggunakan pesawat sewa, tapi ini membutuhkan “fleksibilitas” negara-negara yang dikunjungi oleh kapal-kapal tersebut.

Hak atas foto ABDUL RAHMAN
Image caption Sekelompok tenaga kerja Philippines merasa sampai perlu meluncurkan kampanye permintaan bantuan pangan kepada pemerintah Indonesia.

Apa yang akan dilakukan dalam para pekerja migran yang kembali?

Benny Ramdhani, kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), mengatakan sekitar 34. 300 pekerja migran yang diperkirakan maka akan pulang adalah mereka yang masa kerjanya berakhir bulan Mei hingga Juni 2020.

Mereka sebagian besar berada di Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Oman, Arab Saudi, Kuwait, dan Italia.

Oleh jumlah tersebut, ditambah puluhan ribu WNI yang sudah tiba di Indonesia, diperkirakan pada bulan Siebenter monat des jahres nanti akan ada sedikitnya a hundred. 000 mantan pekerja migran yg telah kehilangan pekerjaannya.

Benny mengatakan meski BP2MI sebatas memberikan pelayanan dan perlindungan kepada PMI yang pulang ke kampung halaman, mereka tengah merumuskan skema yang bertujuan memberikan pemberdayaan redovisning, bantuan usaha, relaksasi Kredit Usaha Rakyat, hingga pelatihan. Mereka menyebutnya “PMI Purna”.

“Intinya bagaimana ketika mereka pulang, modal yang tidak miliki dari hasil kerja mereka itu tidak percuma tapi bisa mereka gunakan untuk modal usaha.

“Nah tentu terkait penguatan-penguatan pelatihan, pelatihan-pelatihan produktif, kemitraan dengan BUMN, oleh perbankan, mitra kerja… ini yg kita terus buka dan berdayakan, ” tuturnya.

Hak atas foto ENVIRONMENTAL PROTECTION AGENCY
Image caption Seorang pekerja migran Indonesia dari Malaysia diperiksa suhu tubuhnya di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, 10 April lalu.

Wahyu Susilo, direktur eksekutif lembaga pemerhati hak pekerja migran Migrant Care mengatakan pra pekerja migran yang pulang kampung perlu diikutkan dalam program jaring pengaman pemerintah seperti bantuan langsung tunai, bantuan sembako, kartu prakerja, maupun program padat karya.

Para pekerja migran tersebut layak mendapatkannya, menurut Wahyu, karena mereka termasuk WNI yang pertama terdampak wabah Covid-19 di luar negeri sejak bulan Januari.

“Dan pemerintah kita enggak berbuat apa-apa. Jadi sebagai kompensasi dari kelalaian itu harus dipastikan bahwa ratusan ribu pekerja migran yang nantinya akan stay tanah air itu harus mendapatkan akses untuk jaring pengaman sosial, inch ujar Wahyu.

‘TKI terperangkap lockdown di Malaysia’

Sebelumnya, pada 16 04, Wahyu mengatakan bahwa akibat wabah virus corona sejak Januari lalu dan dengan diterapkannya karantina wilayah—di Malaysia disebut Perintah Kawalan Pergerakan—membuat para pekerja Indonesia di Malaysia dalam posisi rentan dan terperangkap.

Ia memperkirakan puluhan ribu tenaga kerja Indonesia berniat pulang dalam beberapa pekan ke depan.

Hak atas foto FAZRY ISMAIL/EPA
Image caption Seorang wartawan menyaksikan pengumuman paket stimulus senilai RM20 miliar yang disampaikan PM Tan Sri Muhyiddin Yassin.

“Hal yang paling konkret yang dialami pekerja migran kita adalah mereka yang sekarang ini terperangkap di dalam pemberlakuan lockdown di Malaysia.

“Pemantauan sampai minggu yang lalu, sudah hampir 40. 000 pekerja migran kita dari wilayah Malaysia itu sudah menyeberang, terutama ke pelabuhan-pelabuhan di kepulauan Riau. Nah, ini yang saya kira harus menjadi perhatian, ” ujar Wahyu kepada BBC News Indonesia dalam Kamis (16/04).

Hak atas foto Antara/NOVA WAHYUDI
Image caption Petugas kesehatan berjalan keluar tenda usai melaksanakan pemeriksaan cepat Covid-19 terhadap WNI yang menjadi anak buah kapal Kapal Pesiar MV Dream Explorer setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/4).

Ia juga merujuk pada data Badan Pelindungan Pekerja Migran Philippines (BP2MI) yang memprediksi sampai bulan Mei akan ada sekitar 38. 000 pekerja migran yang maka akan kembali ke Indonesia.

Wahyu menambahkan bahwa pemerintah harus serius memperhatikan agar kebutuhan mereka juga terpenuhi.

“Yang saya serukan pemerintah serius menangani hal ini, baik dengan pasokan logistik untuk yang masih bertahan dan menjalankan protokol kesehatan mereka yang pulang, ” kata Wahyu Susilo.

TKI pulang sebelum Idul Fitri

BP2MI memperkirakan jumlah pekerja migran yang pulang akibat wabah pathogen corona diperkirakan akan melonjak selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri mendatang.

Pada sisi lain, Pemerintah Indonesia juga memperkirakan bahwa puncak pandemi di dalam negeri akan terjadi pada bulan Mei hingga Juli, kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

“Di mana angka kasus pada saat puncak tersebut secara kumulatif diprediksi mencapai ninety five. 000 kasus. Di mana selama Juni-Juli kasus konfirmasi positif sudah akan mencapai 106. 000 kasus, ” kata Wiku dalam konferensi pers pada Kamis (16/04).

Hak atas foto GOH CHAI HIN/AFP/Getty
Image caption Seorang karyawan supermarket memeriksa suhu badan konsumen di pintu masuk toko di Penang ini.

Ingin pulang

Wabah corona setidaknya membuat banyak TKI di Malaysia kehilangan pekerjaan, seperti yang dituturkan oleh Rosidah. Ia adalah seorang pekerja migran dari Jawa Timur yang bekerja di sektor kebersihan di Selangor.

Rosidah mengatakan yakni dia dirumahkan sejak pertengahan Maret, ketika Malaysia menerapkan lockdown. Ia juga mengungkapkan bahwa ia sedang hamil dan ingin pulang.

“Karena kondisi saya kini lagi hamil. Tadinya memang rencana balik bulan empat (April), namun sekarang ada kondisi Covid terkait, jadi tidak bisa balik.

“Padahal kandungan saya telah masuk tujuh bulan. Saya mau kembali ke Madura untuk melahirkan. Di sini kondisinya begini, lockdown, kita pun cuti, mau makan pun susah, ” kata Rosidah.

Beberapa pihak mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah, maupun tempat asal untuk menerima mereka. Dalam hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sudah wujud koordinasi antara pemerintah pusat, kota, serta berbagai instansi dan lembaga yang terkait.

Hak atas foto Staf KBRI Kuala Lumpur memberikan bantuan sembako
Image caption Staf KBRI Kuala Lumpur memberikan bantuan sembako kepada WNI.

Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa awal pekan ini ada sembilan pekerja migran yang berasal dari wilayah Jawa Tengah yang pulang ke Indonesia dan tiba di Sumatera Utara.

“Sembilan itu anda akan siapkan tempatnya di Semarang. Sudah jadi, tinggal masuk tertentu, mudah-mudahan bisa dikarantina dulu pada situ, ” kata Ganjar kepada BBC News Indonesia pada Kamis (16/04).

Terkait persiapan pada tingkat daerah dalam mengantisipasi kemungkinan banyaknya pekerja migran yang pulang sekaligus, Ganjar mengungkap bahwa mekanisme utama terfokus pada tingkat pusat, di mana diharapkan akan disiapkan lokasi karantina sebelum pemulangan ke masing-masing daerah.

“Kalau pemerintah pusat sebenarnya telah menyiapkan . Pusat yang menyiapkan. Jadi begitu masuk ke Indonesia, katakan di kamp di satu tempat, seperti yang dulu ada di Natuna, selesai 14 hari baru dipulangkan.

“Kan terkontrol semuanya. Mudah-mudahan mekanisme ini bisa dipakai buat itu, ” ujar Ganjar.

Sejak diberlakukan Perintah Kawalan Pergerakan pada pertengahan Maret lalu dan yang telah diperpanjang sebanyak dua kali, banyak tenaga kerja migran dari Indonesia yang kehilangan pekerjaan.

Sebagian pada antara mereka mengaku kesulitan bertahan hidup dan sampai perlu menyerukan permintaan bantuan makanan melalui media sosial kepada pemerintah Indonesia.

Berita ini diperbarui dalam Kamis, 30 April 2020.

Virus corona: Mungkinkah China mengetes 11 juta warga Wuhan dalam 10 hari saja?

0

Hak atas foto Getty Images
Image caption Chinese authorities have vowed to test the entire population of Wuhan – or 11m people in just ten days

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeskripsikan strategi China melawan virus corona “mungkin langkah penanganan penyakit yang paling ambisius dan agresif di dunia dalam sejarah. ”

Namun, rencana terbaru Beijing untuk mengetes seluruh populasi di Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran pandemi Covid-19 pada Januari silam, telah megejutkan semua orang.

Pemerintah daerah telah diperintahkan untuk mengetes 11 juta orang yang terdaftar, dimulai dari orang-orang yang dianggap berisiko dan memiliki “pekerjaan kunci”, seperti sektor kesehatan.

Pihak berwenang kini telah mengindikasikan bahwa tes-tes itu bisa dibuat bergiliran, sehingga sampel dapat dikumpulkan dan diproses pada skala massa tertentu.

Tes akan mengungkapkan apakah mereka secara aktif terinfeksi Covid-19.

Tapi target ambisius ini, secara teori, berarti bahwa Wuhan menguji setidaknya satu juta penghuninya per hari – peningkatan besar-besaran dari kapasitas pengujian harian saat ini yang berada di kisaran 40. 000 – 60. 000.

“Kita mungkin harus mengharapkan keajaiban, ” kata Yanzhong Huang, peneliti senior untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri di New York, Amerika Serikat.

Mengapa orang sebanyak itu harus dites?

Hak atas foto Getty Images
Image caption Pihak berwenang khawatir akan adanya kasus-kasus tanpa gejala di Wuhan

Rencana ambisius ini diumumkan setelah enam kasus dilaporkan di sebuah pemukiman di kota itu pada akhir pekan silam.

Kasus-kasus terbaru itu dikategorikan sebagai kasus asimtomatik – artinya, mereka dinyatakan positif Covid-109 namun tidak menunjukkan gejala-gejala seperti batuk atau demam.

Setelah pemeriksaan, semua 5. 000 warga yang tinggal di kompleks itu telah diperintahkan untuk menjalani tes.

Beberapa berpendapat bahwa di antara 11 juta penduduk terdaftar di Wuhan, cukup banyak dari mereka telah meninggalkan kota sebelum karantina atau telah diuji dalam beberapa minggu terakhir.

Oleh karena itu, ini bukan tugas yang menakutkan bagi pihak berwenang ketika memulai periode pengujian 10 hari.

Sekitar tiga hingga lima juta penduduk Wuhan telah diuji, ujar Yang Zhanqiu, wakil direktur departemen biologi patogen di Universitas Wuhan kepada surat kabar Global Times.

“Wuhan mampu menguji enam hingga delapan juta sisanya dalam 10 hari, ” katanya.

Bahkan jika jumlah tes yang harus dilakukan dikurangi menjadi enam atau delapan juta saja, ini masih berarti jumlah pengujian harian berkisar antara 600. 000 hingga 800. 000, jika pihak berwenang tetap pada kerangka waktu 10 hari yang dijanjikan.

Dan ini sebuah tantangan.

Pada 22 April, pemerintah provinsi Hubei telah melaporkan sekitar 89. 000 orang telah diuji per harinya.

Mereka pulai menambahkan bahwa di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, jumlah orang yang diuji setiap harinya 63. 000 orang.

Dan pada 10 Mei, kurang dari 40. 000 tes dilakukan di Wuhan pada satu hari, menurut pihak berwenang.

Jadi bagaimana jutaan orang bisa diuji begitu cepat?

Hak atas foto Getty Images
Image caption Pemerintah mengklarifikasi bahwa pengujian akan dilakukan secara bertahap

Mereka yang optimis berpendapat bahwa jika pihak berwenang Cina serius dengan janji ini, masih mungkin untuk mencapai secara teoritis.

Pada hari Rabu (13/05) media China Caixin mengutip Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Wuhan yang mengatakan bahwa pengujian massal terutama dilakukan oleh perusahaan pihak ketiga.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan rumah sakit lokal di semua distrik kota akan mengirim personel untuk mengambil sampel.

Pejabat memperkirakan bahwa kapasitas organisasi pengujian pihak ketiga adalah 100. 000 per hari, dan mengakui bahwa tidak mungkin untuk mencapai pengujian massal dalam waktu singkat.

“Oleh karena itu, tes akan bertahap, yang berarti bahwa beberapa distrik [di kota] mulai dari 12 Mei; lainya mulai dari 17 Mei, misalnya. Setiap distrik menyelesaikan tes dalam waktu 10 hari sejak tanggal dimulainya pengujian. ”

China mampu menghasilkan lima juta alat uji per hari, kata kementerian industri negara itu bulan lalu. Dan lebih banyak pusat pengujian dan laboratorium sedang dibangun untuk menganalisis sampel yang dikumpulkan.

Beberapa, termasuk Profesor Yang, mengatakan bahwa tidak perlu menguji setiap penduduk di Wuhan jika lingkungan kediaman mereka melaporkan tidak ada kasus.

“Anda tidak akan pernah tahu apakah orang terinfeksi setelah tes negatif… Ini pada dasarnya merupakan penyelidikan epidemiologis untuk menentukan situasi saat ini, ” katanya kepada The Global Times .

‘Kekhawatiran akan gelombang kedua’

Hak atas foto Getty Images
Image caption Kehidupan di Wuhan kini mulai menggeliat setelah 11 pekan karantina wilayah

Seiring dengan makin banyaknya negara-negara yang melakukan pelonggaran karantina wilayah, kekhawatiran akan munculnya kasus-kasus gelombang kedua menjadi perhatian pemerintah.

Pada 8 April silam, kehidupan di Wuhan mulai menggeliat setelah 11 pekan karantina wilayah, namun kini muncul kekhawatiran akan terjadinya gelombang kedua, terutama setelah adanya laporan kasus-kasus terbaru.

Tindakan pencegahan juga diambil di tempat lain di China: kota Jilin di timur laut China, misalnya, melarang pekerjaan luar ruangan dan hanya penduduk yang telah dites negatif pada 48 jam terakhir yang diizinkan meninggalkan kota.

Layanan kereta dan bus telah ditangguhkan, dan bioskop, pusat kebugaran dan kafe internet ditutup.

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan pemerintah waspada terhadap kemungkinan kasus Covid-19 yang berkepanjangan yang tampaknya muncul kembali setelah dites negatif.

“Sebenarnya, ada lebih dari satu kasus seperti itu di Wuhan: perjalanan penyakit dapat berlangsung 30 hingga 50 hari untuk beberapa pasien, ” kata Wu dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah CCTV .

“Virus ini bisa memakan waktu lebih lama untuk memanifestasikan dirinya pada pasien dengan kekebalan yang lemah, yang juga rentan terhadap gejala. ”

Wu juga menambahkan bahwa “tidak perlu” menguji setiap penduduk di Wuhan di lingkungan tanpa ada kasus.

Pengujian akan memakan biaya banyak

Hak atas foto Getty Images
Image caption Rencana ambisius China bertolak belakang dengan apa yang terjadi di negara-negara lain, seperti Amerika Serikat

Menguji seluruh populasi Wuham akan “memakan biaya banyak”, kata Profesor Huang.

“Tetapi perlu diingat bahwa ini adalah China. Cara mereka lakukan karantina ini, tindakan penanganan yang kejam – semua hal itu mahal. ”

“Tapi itu persis tujuannya: memaksimalkan perlindungan dengan segala cara. ”

Sikap China yang ambisius terhadap virus corona sangat kontras dengan negara-negara lain.

Di AS, pengujian harian rata-rata adalah 300. 000 dan Presiden Donald Trump dikritik karena meremehkan langkah-langkah jarak sosial, meskipun memiliki angka kematian tertinggi di dunia karena virus corona.

Di mata pihak berwenang China, perbandingan itu “menyoroti, ‘keunggulan’ dari pendekatan China, ” kata Profesor Huang.

Namun rencana saat ini tidak akan menyelesaikan masalah infeksi di masa depan, katanya, karena tes hanya akan menunjukkan infeksi aktif.

Oleh karena itu, “masih ada kemungkinan wabah terisolasi di masa depan, yang bahkan pengujian skala besar tidak akan bisa mengatasinya, ” ia memperingatkan.

Laporan tambahan oleh Yitsing Wang di Beijing.

Seberapa parah krisis di Arab Saudi?

0

Hak atas foto Getty Images
Image caption Billboard yang menampilkan foto Muhammad bin Salman tersebar di berbagai pelosok Arab Saudi.

Arab Saudi zaman terkenal sebagai negara bebas retribusi, tapi kini negara kerajaan tersebut menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 5% ke 15% dan tidak lagi membayarkan subsidi bulanan biaya hidup mulai Juni.

Keputusan tersebut diambil setelah harga minyak dunia anjlok hampir 50% dibanding nilai tahun lalu, yang mengurangi pendapatan pemerintah Arab Saudi sampai 22% dan memaksanya menunda beberapa order besar.

Laba suci Saudi Aramco, perusahaan minyak milik pemerintah, jatuh 25% pada kuartal pertama tahun ini, terutama sebab jatuhnya harga minyak mentah.

“Keputusan tersebut mencerminkan perlunya Arab Saudi menekan pengeluaran dan mencoba menstabilkan nilai minyak yang sekarang lemah, ” kata analis negara-negara Teluk Arab, Michael Stephens. “Ekonomi Arab Saudi sekarang buruh dan mereka kemaluan waktu yang tidak sebentar buat kembali ke normal. ”

Covid-19 merusak ekonomi Arab Saudi, yang sebagian besar berpegang pada jutaan pekerja migran dengan keahlian rendah dari negara Asia lainnya, dan banyak di kurun mereka tinggal di lingkungan padat penduduk yang tidak bersih.

Hak arah foto AFP
Image caption Arab Saudi merupakan lengah satu negara yang terkena pengaruh virus corona paling parah pada Timur Tengah.

Sementara itu, Putra Tali jiwa Arab, Muhammad bin Salman, biar masih populer di dalam kampung, kini menjadi momok di Barat yang tetap menduga ia berperan dalam pembunuhan wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Kepercayaan investor internasional belum sepenuhnya reda setelah Khashoggi dibunuh dan dimutilasi oleh orang suruhan pemerintah pada dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018.

Perang di negara tetangga Yaman, yang telah berlangsung selama bertambah dari lima tahun, juga turut menipiskan cadangan uang pemerintah meskipun belum diketahui apa keuntungan memimpin perang tersebut bagi Arab. Arab juga masih berseteru dengan Qatar, dan itu merenggangkan persatuan Mahkamah Kooperasi Negara-Negara Teluk Arab (GCC) yang terdiri dari enam negara.

Jadi, seberapa payah krisis di Arab Saudi?

Hak pada foto Reuters
Image caption Donald Trump dan Muhammad Bin Salman pada pertengahan tahun lalu.

Ketahanan m andiri

Pandemi virus corona telah merusak ekonomi seluruh negara di dunia, tak tersendiri Arab Saudi.

Arab Saudi juga punya dana kemakmuran pemerintah bernama Dana Investasi Terbuka (PIF), yang nilainya diperkirakan menyentuh US$320 miliar. Ia juga masih memiliki Saudi Aramco, perusahaan minyak yang mayoritas sahamnya dimiliki negeri, yang nilainya tahun lalu dipatok sebesar $1, 7 triliun–setara ukuran gabungan Google dan Amazon era itu.

Arab Saudi telah menjual saham di Aramco dengan jumlah sangat kecil, 1, 5%, dan sukses meraup lebih dari $25 miliar, penawaran saham perdana terbesar dalam sejarah.

“Arab Saudi punya penuh dukungan untuk ekonominya, ” cakap Sir William Patey, mantan wakil besar Inggris untuk Arab Saudi tahun 2007-2010. “Mereka punya banyak cadangan uang untuk bertahan dan mereka masih bisa keluar lantaran anjloknya harga minyak kali ini minus kehilangan pangsa pasar minyak itu, bahkan mungkin bertambah. ”

Ancaman untuk Arab Saudi biasanya datang dari Iran, dengan, setidaknya untuk sekarang, telah redup menyusul serangan rudal di kilang-kilang minyaknya September lalu dan pembunuhan komandan Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani oleh Amerika Serikat di Januari lalu.

Hak atas foto Reuters
Image caption BUMN Arab Saudi, Aramco, merupakan lupa satu perusahaan bernilai tinggi dalam dunia.

Bulan ini, Pentagon telah memulangkan baterai rudal Patriot yang dikirim ke Arab Saudi sebagai kendaraan pertahanan darurat. Ancaman teroris di dalam negeri yang laten berasal dibanding jihadis yang terkoneksi dengan gabungan Islamic State (IS) dan al-Qaeda, dan ini telah berkurang tajam, meski belum sepenuhnya hilang.

Meski demikian, ada kaum tantangan serius untuk Arab Saudi seperti:

Ekonomi

Pengumuman pengetatan pengeluaran minggu ini mungkin tidak menyenangkan untuk banyak warga Arab Saudi, yang sebenarnya menanti masa depan dengan lebih cerah di bawah rancangan ambisius pemerintah untuk mendiversifikasi ekonominya dan tak lagi bergantung di dalam minyak.

Bahkan gajah keuangan Arab menyebut kebijakan baru ini “menyakitkan. ” Pemerintah berencana menghemat $26 miliar namun kerusakan akibat virus Covid-19 dan anjloknya harga minyak disebut telah merugikan bank sentral Arab Saudi dengan jumlah yang serupa pada bulan Maret saja.

Kekurangan anggaran Arab pada kuartal mula-mula tahun ini sebesar $9 miliar.

Hak atas foto AFP
Image caption Biaya hidup di Arab Saudi semakin tinggi, masa pendapatan dari sektor minyak turun.

Tersebut bukan pertama kalinya Arab Saudi berhemat. Pada Mei 1998 saya menghadiri pertemuan GCC di Debu Dhabi di mana Putra Mahkota saat itu, Abdullah, memberi keterangan keras pada rekan sesama pemimpin negara-negara Teluk Arab.

“Harga minyak sekarang $9 per barel, ” katanya. “Ini tidak saatnya bersenang-senang. Harga ini tidak akan menguat. Ini saatnya kita mengencangkan ikat pinggang. ”

Harga minyak justru menguat ke lebih dari $100 per barel, tapi setelah pemerintah membekukan perekrutan tenaga kerja dan mengerem proyek-proyek konstruksi di seluruh arah Arab Saudi.

Kali ini masalahnya mungkin lebih serius. Virus corona dan anjloknya nilai minyak telah merusak rencana proyek-proyek di Arab Saudi, membuat penuh orang mempertanyakan apakah program Vision 2030 yang digaungkan putra mahkota masih bisa tercapai.

Hak atas foto AFP
Image caption Arab Saudi punya program pati membangun kota futuristik.

Vision 2030 bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi atas minyak dan tenaga kerja ekspat, dan memiliki program istimewa membangun kota futuristik senilai $500 miliar di tengah gurun pasir bernama NEOM.

Negeri mengatakan proyek ini masih berlaku, namun sebagian besar analis mengatakan pengurangan anggaran dan penundaan saat ini tak dapat dielakkan.

“Sektor swasta akan sangat terdampak oleh kebijakan ini. Ini juga membahayakan pencipta lapangan kerja, dengan akan mempersulit pemulihan ekonomi masa panjang, ” kata Michael Stephens.

Posisi Arab di dunia

Reputasi ijmal Arab Saudi tercela setelah pembunuhan Khashoggi dan upaya penutupannya. Makin duta besar Arab untuk Inggris menyebutnya “noda dalam reputasi ana. ”

Pengadilan dan hukuman yang dijatuhkan untuk urusan ini, di mana beberapa simpulan bebas, dikritik pedas oleh kawanan hak asasi manusia dan informasi khusus PBB untuk pembunuhan tambahan yudisial.

Namun Arab Saudi, sebuah negara besar dengan berperan penting dalam ekonomi ijmal, tidak bisa tetap diacuhkan.

Beberapa waktu belakangan Arab ingin membeli saham-saham strategis dalam investasi penting seperti upayanya kali ini untuk mengakuisisi 80% saham klub sepakbola Newcastle United, yang dikritik oleh pasangan Khashoggi, Hatice Cengiz, atas alasan etis.

Hak atas foto EPA
Image caption Pertempuran di Yaman sudah berlangsung selama lima tahun

Kejahatan perang juga dilakukan oleh semua pihak di Yaman, yang dimulai sebab serangan udara pesawat-pesawat Arab Saudi yang dipasok oleh Amerika Konsorsium dan Inggris.

Tetapi jumlah korban sipil dari serbuan udara tersebut dikritik oleh Washington dan negara-negara lainnya.

Perang itu tidak menghasilkan penuh, dan merusak salah satu negara termiskin di Arab. Dukungan buat pemerintah Arab Saudi pun berkurang.

Dua sekutu dengan dapat diandalkan oleh putra tali jiwa dan pemimpin de facto Arab Saudi Muhammad bin Salman (MBS) ialah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun tahun tersebut ia membuat kesal keduanya secara membuka keran minyak dan menenggelamkan pasokan minyak di pasar, dengan merusak ekonomi dalam negeri AS dan Rusia.

Hubungan Arab Saudi dengan Iran tentu dingin, dan hubungan Iran secara negara tetangga Qatar tetap bertambah baik ketimbang Arab dengan Qatar.

Di dalam jati, MBS mempercepat liberalisasi sosial dengan mencabut larangan perempuan menyetir & membolehkan kebebasan lain seperti menonton film di bioskop, konser irama dan balap mobil dengan penonton pria dan wanita.

Hak atas menjepret Getty Images
Image caption Membolehkan kaum perempuan mengemudi adalah salah satu reformasi dengan mencolok di Arab Saudi.

Di permukaan, aturan di Arab Saudi tidak lagi seketat dulu. Tapi pada balik layar, represi politik langgeng terjadi, di mana setiap orang yang berani mempertanyakan kebijakan MBS berpotensi ditahan dan dipenjara secara tuntutan “mengancam keamanan nasional. ”

Pemenggalan kepala sebati hukum masih berlangsung dan Arab masih menjadi negara yang sering dikritik oleh kelompok hak dasar manusia.

Ini semua berarti sekutu Arab Saudi masih canggung memperlakukan negara itu jadi rekannya, dan kadang malu, meskipun Arab adalah pemain besar di dalam ekonomi internasional. Arab dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT G20 berikutnya yang digelar pada November.

Hak pada foto AFP
Image caption Arab Saudi mengalami perubahan besar dalam waktu singkat pada bawah kekuasaan Muhammad Bin Salman,

Tanduk

Kekuatan MBS, dengan baru berusia 34 tahun, nampaknya tak terbendung. Ia didukung sebab ayahnya, Raja Salman yang berumur 84 tahun, dan ia telah menyingkirkan lawan-lawannya untuk menjadi ayah berikutnya.

Sepupunya yang dulu berpengaruh, Pangeran Mohammed Bin Nayef, hanyalah satu dari banyak tokoh senior yang telah ditahan dan dilucuti kekuasaannya. MBS menjelma putra mahkota setelah meluncurkan kudeta di istana pada 2017.

Tokoh-tokoh veteran dan pengakuan di Arab khawatir bahwa kebijakan MBS yang radikal dan tidak biasa akan berbahaya bagi negeri. Namun ada juga yang mengatakan bahwa saat ini banyak yang tidak berani membantah MBS sebab takut ditahan.

Meski demikian, MBS teta populer dalam negeri, terutama di kalangan anak mudanya.

“Mereka yang paling diuntungkan dari liberalisasi MBS, ia punya konstituen luhur di demografi ini, ” introduksi Sir William Patey.

Sebagian besar popularitas itu pokok lahirnya nasionalisme baru di Arab, yang direfleksikan oleh MBS tunggal. Namun banyak juga yang berharap MBS dapat melahirkan ekonomi dengan cemerlang di masa depan. Kalau impian itu tidak terealisasi pada lima tahun ke depan, maka kekuatan absolut kerajaan Saudi jadi akan sedikit terganggu.

Computer virus corona: Warga berusia di bawah 45 tahun diizinkan kembali bekerja, dibatasi di 11 bidang

0

Hak atas foto Antara/PUSPA PERWITASARI

Pemerintah memberi kesempatan bagi warga berusia pada bawah 45 tahun untuk kembali bekerja meski pandemi virus corona masih berlangsung. Namun, bidang kegiatan mereka dibatasi pada 11 bidang usaha saja.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan hal itu sejalan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 Pasal 13.

Ke-11 sektor tersebut yakni kesehatan, bahan pangan atau makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri, pelayanan dasar pada obyek essential, serta kebutuhan sehari-hari.

Doni menyarankan agar pihak perusahaan di 11 bezirk tersebut hanya mempekerjakan pegawai berusia 45 tahun ke bawah.

“Kenapa kita menganjurkan pimpinan di perusahaan memberi prioritas kepada yang relatif muda? Karena yg usia 45 tahun ke atas mengalami angka kematian yang tinggi, ” kata Doni dalam video conference, Selasa (12/05).

Sehari sebelumnya, pada Senin (11/05), Doni mengatakan kebijakan ini diberlakukan agar kelompok usia tersebut tidak kehilangan mata pencarian.

“Kelompok ini kita beri ruang untuk beraktivitas lebih banyak lagi sehingga potensi terpapar PHK bisa kita kurangi lagi, ” kata Doni Monardo selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui video conference, Senin (11/05).

“Ini untuk menjaga keseimbangan agar masyarakat tak terpapar disease dan juga tak terpapar PHK, ” tambahnya.

Meski diperbolehkan untuk tetap beraktivitas, tambah Doni, kelompok usia di bawah 45 tahun tetap harus memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 saat beraktivitas, seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan sering mencuci tangan dengan sabun.

Hak atas foto Antara Foto/Fauzan
Image caption Seorang buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan pabriknya di Benda, Kota Tangerang, Banten, 1 Mei lalu.

Doni mengklaim warga yang berusia 45 tahun ke bawah tak termasuk dalam kelompok rentan mengingat tingkat kematian kelompok ini hanya 15% dari total warga yang terpapar Covid-19.

Dia juga menyebut kelompok usia ini tak memiliki gejala saat sudah terpapar virus corona.

“Kelompok muda pada bawah 45 tahun mereka secara fisik sehat, punya mobilitas tinggi, dan kalau terpapar, mereka belum tentu sakit karena tak ada gejala, ” kata Doni.

Akan tetapi Doni luput menyebut bahwa masyarakat di bawah usia 45 tahun ini justru menjadi penyumbang kasus positif trojan corona terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data dari situs Covid19. go. id pada Selasa (12/05/2020), kasus positif corona pada kelompok usia 31-45 tahun mencapai 28, 9%. Kemudian kelompok usia 18-30 tahun mencatat kasus positif sebesar 18, 9%. Jika digabungkan, dua kelompok ini membukukan kasus 47, 8%.

Adapun rentang usia 46-59 tahun mencapai 29, 4%.

Doni bukan menyanggah bahwa mereka yang berusia di bawah 45 tahun dapat menjadi pembawa virus saat beraktivitas.

“Nah ini harus kita ingatkan. Kelompok pekerja tidak merupakan saja 45 tahun ke bawah harus memperhitungkan untuk mampu melindungi. Selama kelompok-kelompok itu apakah di atas 45 tahun maupun di bawah 45 tahun harus betul-betul memahami mereka berisiko menulari kepada keluarga yang lain, ” ujar Doni.

Hak atas foto Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Image caption Polisi meminta keterangan dari penumpang bus yang akan mudik ketika operasi pengamanan dan penyekatan wabah COVID-19 di Badung, Bali, Minggu (3/5). Bus yang membawa sekitar 39 penumpang menuju Sidoarjo, Jawa Timur, itu digiring untuk menjalani pemeriksaan di Polres Badung dikarenakan surat izin jalan bermasalah dan diduga mengambil penumpang di luar terminal.

Pengecualian perjalanan

Sebelum memberi kesempatan bagi warga berusia di bawah 45 tahun untuk kembali beraktivitas, pemerintah telah mengizinkan tiga kelompok masyarakat untuk bepergian ke luar kota dengan sejumlah syarat. Tiga kelompok masyarakat tersebut mencakup aparatur sipil negara (ASN), karyawan BUMN, masyarakat dengan alasan mendesak, dan WNI yang kembali dari luar negeri,

Peneliti kesehatan masyarakat Universitas Philippines, Budi Haryanto, mengatakan kebijakan tersebut berpotensi membuat penularan Covid-19 pada Indonesia akan terus terjadi.

“Dengan banyaknya jumlah orang yang beralasan untuk melakukan perjalanan penting, ini semua potensi (penularan)… Semakin banyak orang di jalan, semakin banyak orang ketemu, en este momento potensi besar, ” kata Budi.

“Kapan kita mau menyelesaikan penularan yang justru terjadi dari kedekatan satu orang ke orang lainnya? ”

Trojan corona di Korea Selatan: Lonjakan puluhan kasus baru muncul terkait kelab malam Seoul, setelah Korsel catat ‘penularan lokal nihil’

0

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Kawasan hiburan Itaewon di Kota Seoul, Korea Selatan. Dari distrik terkait, puluhan kasus baru Covid-19 bermunculan.

Jumlah kasus positif virus corona yg terkait dengan berbagai bar lalu kelab malam di kawasan hiburan Itaewon, Kota Seoul, melonjak jadi 86 kasus pada Senin (11/05), sebut para pejabat kesehatan Korea Selatan.

Angka itu mencakup 63 kunjungan kelab malam beserta 23 teman dan anggota keluarga mereka yang berkontak langsung, sebut Pusat Penanganan Keselamatan dan Bencana dalam keterangan.

Dari 86 kasus, sebanyak 35 di antaranya dipastikan pada Senin (11/05)— jumlah fall harian terbesar sejak 9 Apr silam sehingga totalnya menjadi ten. 909 kasus.

Pemerintah Korsel memperingatkan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus di klaster Itaewon sejak kasus pertama diduga muncul pada Rabu (06/05), hampir sepekan setelah Korsel mencatat tidak ada kasus baru Covid-19 yang berasal dari penularan domestik.

“Prioritas utama kami adalah meminimalisasi penyebaran penyakit di kawasan Seoul raya, ” cetus Perdana Menteri Korsel, Chung Sye-kyun, dalam rapat dengan para pejabat pemerintah, pada Senin (11/05).

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Para perawat Korsel memakai alat pelindung diri saat mereka memulai sif kerja dalam merawat pasien-pasien Covid-19 di Rumah Sakit Keimyung University Daegu Dongsan di Kota Daegu, 29 April 2020.

Chung meminta pemerintah daerah bekerja sama dengan kepolisian untuk melacak kunjungan yang belum diketahui keberadaannya.

“Kami harus cepat menemukan dan menguji mereka. Kecepatan ialah kunci, ” kata Chung sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Sebagaiselaku, ala, menurut, terpisah, Wali Kota Seoul, Park Won-soon, mengaku mengetahui terdapat five. 517 pengunjung di kawasan Itaewon. Namun, dari jumlah itu, mereka baru melacak 2. 405 orang. Sisanya, sebanyak 3. 112 belum dapat ditemukan.

“Ini berarti mereka dengan sengaja menghindari panggilan kami atau menulis nomor yang salah sejak pertama, inch kata Park kepada kantor berita Yonhap.

Hak arah foto Getty Images

Untuk melacak mereka, pemerintah kota telah bekerja sama dengan kepolisian yang akan mengerahkan 2. 162 petugas dalam memeriksa transaksi kartu kredit, sinyal ponsel, serta rekaman kamera pengawas di lokasi-lokasi tertentu.

Pada saat yang sama, pemerintah menyatakan akan menyediakan tes secara gratis kepada para pengunjung kawasan Itaewon.

“Kami meminta kerja sama aktif dari para pengunjung kelab-kelab Itaewon dari 24 April sampai 6 Mei. Mohon menahan sendiri untuk berkontak dengan orang lain dan melakukan tes di pusat pengujian terdekat, terlepas apakah wujud gejala atau tidak, ” kata Yoon Tae-ho, pejabat senior Kementerian Kesehatan Korsel.

Di dalam pidatonya pada Minggu (10/05), Presiden Korsel, Moon Jae-in, memperingatkan bahwa wabah virus corona “belum selesai sampai benar-benar selesai”.

Computer virus corona: Bagaimana berbagai pelonggaran pembatasan diberlakukan di Eropa, mulai dari toko dan sekolah yang dibuka sebagian dan kembali bergulirnya Bundesliga

0

Hak atas foto Reuters

Setelah hampir tujuh pekan karantina wilayah diberlakukan di Inggris, Perdana Menteri Boris Johnson akan mengumumkan fase baru negara itu dalam menghadapi pandemi virus corona.

Pemerintah Inggris berulang kali menegaskan bahwa Inggris tidak boleh mengambil risiko “lonjakan kedua” serta mengatakan pihaknya bertujuan untuk melakukan langkah dengan “sangat hati-hati”.

Di seluruh Eropa, warga sudah mulai menikmati pelonggaran pembatasan, seiring dibukanya kembali bisnis lalu anak-anak mulai kembali ke sekolah.

Inilah bagaimana kehidupan di negara-negara Eropa mulai menggeliat setelah pelonggaran karantina wilayah.

Jerman: Toko dibuka kembali serta liga sepakbola berlanjut

Hak atas foto Reuters
Picture caption Klub Bayern Munich adalah satu diantara klub Bundesliga yang baru-baru ini kembali berlatih

Jerman mulai membuka kembali negaranya dan kontrol dari pelonggaran pembatasan kini berada di tangan pemerintah 16 negara bagian. Jadi tetapi Kanselir Jerman Angela Merkel menekankan bahwa “rem darurat” jadi diberlakukan jika peningkatan kasus kembali terjadi.

  • Berbagai toko kini mulai diperbolehkan buka kembali, dengan menerapkan jaga jarak sosial lalu protokol kebersihan
  • Toko berukuran kurang dari 800 m2 diperbolehkan buka sejak 20 04 silam, bersamaan dengan dibukanya kembali toko dealer mobil, toko sepeda dan toko buku
  • S ekolah sebagian telah dibuka kembali bagi pelajar anak-anak lalu mereka yang sedang menghadapi ujian. Semua level pendidikan akan kembali beraktivitas secara bertahap setelah musim panas
  • Pertandingan sepakbola Bundesliga dilanjutkan secara tertutup mulai Sabtu (16/05) – liga sepakbola di Eropa yang pertama kali melakukannya
  • Dua keluarga yang berbeda sekarang diperbolehkan untuk bertemu satu sama asing
  • Acara öffentlich besar seperti festival dilarang sampai setidaknya akhir Agustus

Prancis: berakhirnya izin bepergian

Hak atas foto Reuters
Image caption Warga Prancis kini tak perlu lagi menyediakan surat izin bepergian mulai 11 Mei

Karantina wilayah yang ketat diberlakukan di Prancis pada 17 Maret silam dan warganya diharuskan memiliki surat izin bepergian agar mereka bisa melakukan perjalanan. Sejak 11 Mei, pembatasan itu dilonggarkan dan setelah tiga pekan ketentuan itu akan ditinjau ulang

  • Warga tak perlu lagi menyediakan surat izin bepergian dan perjalanan dengan mobil berjarak sampai 100 kilometer diperbolehkan. Perjalanan yang lebih jauh tetap memerlukan surat izin dan selama jam-jam sibuk di Paris Anda masih memerlukan izin bos Anda / alasan yang masuk akal untuk bepergian
  • Prancis jadi dibagi menjadi dua, dengan empat “zona merah” termasuk Paris yang masih menutup taman dan sekolah bagi pelajar berusia 11-18 tahun.
  • Sekolah dasa ur dan penitipan anak akan mulai dibuka kembali pada 11 Mei, sementara sekolah bagi pelajar usia 11-15 tahun ( collèges ) yang berada di “zona hijau” akan dibuka kembali dalam 18 Mei. Jumlah pelajar di kelas dibatasi hanya 15 pelajar per kelas dan masker adalah suatu yang wajib bagi pelajar yang lebih tua. Sekolah untuk pelajar berusia 15-18 tahun ( lycées ) belum akan dibuka hingga Juni
  • Semua toko akan dibuka kembali; pusat rekreasi dan pemakaman dapat dibuka kembali tetapi bar dan restoran jadi tetap ditutup
  • Pertemuan kurang dari 10 orang juga akan diizinkan; orang tua dan kelompok rentan akan diizinkan keluar tetapi diharuskan menggunakan akal sehat

Irlandia: Lima langkah dan pernikahan kecil pada musim panas

Hak atas foto Reuters
Image caption Irlandia memperkenalkan rencana lima langkah buat membuka kembali negara itu

Irlandia memiliki aturan karantina wilayah yang lebih ketat ketimbang Inggris, dengan warga dilarang untuk berolahraga lebih dari dua kilometer dari rumahnya. Namun sebuah peta jalan lima langkah untuk membuka negara itu akan dimulai pada 18 Mei, oleh pelonggaran pembatasan yang dilakukan tiap tiga pekan.

  • Sekolah maka akan tetap ditutup sampai September, sementara pekerja konstruksi dan tukang kebun diperbolehkan bekerja kembali pada 18 Mei
  • Penitipan anak akan dibuka kembali bagi anak dari pra pekerja esensial mulai 29 Juni, dan ini akan diperluas untuk anak-anak pekerja lainnya pada twenty Juli. Pekerja perawat anak jadi dikirim ke rumah 5. 500 pekerja migran pada 18 Mei
  • Kunjungan sosial ke rumah lainnya diperbolehkan mulai 8 Juni serta mulai 29 Juni, warga diperbolehkan melakukan perjalanan sejauh 20 km dari rumahnya
  • Pernikahan , pembaptisan dan perkumpulan sosial kecil diperbolehkan mulai twenty Juli, namun hanya bagi keluarga dan teman dekat
  • Toko-toko yang menjual kebutuhan non-esensial dengan jumlah staf dan pelanggan kecil dapat buka kembali pada 8 Juni, sedangkan toko yang lebih besar bisa buka kembali pada 29 Juni

Belgia: Empat orang di dalam aktivitas sosial

Hak atas foto Reuters

Relaksasi pembatasan diberlakukan perlahan-lahan di Belgia yang mencatat jumlah kematian tertinggi di tempat perawatan mereka. “Kami akan melanjutkan aktivitas sosial kami dengan bertahap, inch ujar Perdana Menteri Sophie Wilmès

  • Pada 10 Mei, warga diperbolehkan menerima tamu sebanyak empat orang. Namun orang-orang ini tak diperbolehkan berkunjung ke tempat yang lain
  • Toko kain dibuka kembali pada 4 Mei seiring dengan regulasi baru yang mengharuskan semua warga Belgia berusia mulai dari 12 tahun mengenakan masker di transportasi publik
  • Toko lainnya buka kembali pada 11 Mei dengan mematuhi ketentuan jaga jarak
  • Sekolah akan mulai beraktivitas kembali pada 18 Mei, namun jumlah murid dibatasi hanya 10 pelajar tiap kelas
  • Kafe dan restoran buka kembali pada 8 Juni

Belanda: Salon rambut dan kuku kembali berjalan

Hak atas foto EPA
Image caption Hair salon rambut di Belanda kini diperbolehkan buka kembali

Belanda menerapkan pembatasan yang lebih longgar ketimbang beberapa negara tetangga lain di Eropa utara. Perdana Menteri Mark Rutte mengungkapkan lima fase relaksasi pembatasan karantina yang dimulai pada 11 Mei.

  • Perpustakaan akan dibuka bagi pengunjung , salon rambut lalu kuku, panti pijat dan terapi akan kembali beroperasi pada 11 Mei. Sekolah dasar juga sebagian mulai beraktivitas kembali
  • Bar dan restoran akan dapat membuka area terbukanya pada 1 Juni. Pada saat itu juga, sekolah menengah juga akan kembali beraktivitas
  • Layanan transportasi publik akan kembali pada jadwal sebelum lockdown diberlakukan, mengharuskan penumpang mengenakan masker
  • Tempat kemping dan taman hiburan akan dibuka pada 1 Juli, seperti halnya bioskop, restoran dan teater dengan jumlah pengunjung dibatasi 100 jamaah dan menerapkan jaga jarak sosial
  • Acara besar dan olahraga dengan kontak fisik akan kembali diperbolehkan buka pada September, bersamaan dengan klub seks dan sauna

Austria: Atraksi wisata akan dibuka kembali

Hak atas foto Reuters news agency
Image caption Olahraga luar ruangan dengan penerapan jaga jarak misalnya tenis kini diperbolehkan di Austria

Austria adalah salah satu negara yg paling awal melonggarkan karantina wilayah. Menteri kesehatan mengatakan pembukaan toko-toko kecil pada pertengahan April silam tidak menyebabkan pelonjakan kasus, oleh kasus baru hanya bertambah 0, 2%. Tapi dia mengatakan Mei akan menjadi “bulan yang menentukan”.

  • Toko-toko yang lebih besar, pusat perbelanjaan dan salon dibuka kembali pada awal Mei
  • Taman-taman publik, toko kecil dan taman dibuka kembali sejak 14 April
  • Olahraga luar ruangan dengan penerapan jaga jarak sosial seperti tenis, golfing dan atletik diperbolehkan
  • Pertemuan dengan jumlah 10 orang diperbolehkan sejak awal Mei
  • Restoran dan kafe maka akan dibuka kembali pada pertengahan Mei, sementera hotel, kebun binatang, kolam renang dan atraksi wisata akan buka kembali pada akhir bulan
  • Pelajar tahun akhir kembali ke kelas-kelasnya dalam awal Mei, Sementara kelas lain akan kembali beraktivitias pada pertengahan bulan

Denmark: Pelonggaran pembatasan sejak pertengahan 04

Hak atas foto Reuters
Image caption Denmark mulai melonggarkan pembatasan lebih awal ketimbang negara-negara lain

Denmark, salah satu negara pada Eropa yang mengumumkan karantina wilayah paling awal, mulai melonggarkan pembatasan pada pertengahan April dan kini akan melanjutkan fase kedua dri peta jalan relaksasi lockdown.

  • Pusat penitipan anak dan sekolah dasar kembali beraktivitas pada fourteen April, meskipun orangtua dan kunjungan tak diperbolehkan ada di sekolah, serta anak-anak datang dan pulang dari sekeolah dengan jam yg berbeda. Pelajar berusia 12-16 tahun akan kembali bersekolah pada 18 Mei, sama seperti pelajar yg tengah menghadapi ujian
  • Salon rambut, salon kecantikan dan panti pijat buka kembali pada 20 Apr
  • Olahraga experto diperbolehkan digelar sebagaiselaku, ala, menurut, tertutup
  • Pusat perbelanjaan, kafe lalu restoran akan dibuka kembali pada eleven Mei dengan menerapkan jaga jarak sosial
  • Pertemuan sosial dibatasi hanya bagi 10 orang
  • Perbatasan tetap ditutup

Spanyol: Sekolah tetap tutup sampai Sept.

Spanyol menerapkan empat fase relaksasi yg dimulai pada 4 Mei silam, setelah anak-anak dibawah 14 tahun terpaksa tinggal di rumah selama enam pekan. Pelonggaran-pelonggaran pembatasan jadi diberlakukan selama dua pekan dengan peninjauan ulang tiap kali ada lonjakan fall

  • S ekolah sebagian akan dibuka kembali pada 26 Mei.
  • Sejak 11 Mei, kunjungan bisa memesan bir di asas bar, tapi club dan restoran baru maka akan sepenuhnya dibuka pada 10 Juni, dengan mematuhi ketentuan jaga jarak yang ketat dan hanya fifty percent kapasitas
  • Bioskop, teater dan pameran diperbolehkan buka kembali pada 26 Mei, namun hanya boleh beroperasi dengan 30% kapasitas. Konser luar ruangan dengan 400 orang akan diperbolehkan jika pengunjung menjaga jarak dengan yang lain
  • Gereja dan masjid diperbolehkan buka kembali pada 11 Mei

Italia: Acara pemakaman kini diperbolehkan

Italia menerapkan lockdown yg ketat dan panjang, dengan larangan berjalan atau olahraga lebih dri 200 meter dari rumah. Pada awal Mei, beberapa pembatasan dilonggarkan dan orang-orang kini bisa bepergiaan dengan jarak yang lebih jauh, sama seperti kunjungan ke tempat kerabat dengan jumlah kecil. Kunjungan ke wilayah lain di negara

  • Bar and restoran akan buka kembali pada 1 Juni
  • Salon rambut dan hair salon kecantikan akan buka kembali pada 1 Juni
  • Toko lain akan dibuka pada 18 Mei, bersamaan dengan museum dan perpustakaan
  • Tim olahraga akan diperbolehkan melakukan latihan kelompok pada 18 Mei
  • Pemakaman kini diperbolehkan dengan jumlah pengunjung maksimal 15 masyarakat
  • Sekolah akan dibuka kembali pada Sept
  • Gereja Katolik diperbolehkan menggelar misa mulai 18 Mei

Yunani: Pusat pariwisata akan buka lagi

Hak arah foto Getty Images
Image caption Sekolah di Yunani bersiap beraktivitas kembali pada pertengahan Mei

Yunani melaporkan kasus Covid-19 pertamanya pada 26 Februari dan pemerintah bertindak cepat untuk melakukan lockdown . Peraturan dilonggarkan pada tanggal 28 April, ketika orang diizinkan pergi ke luar untuk pertama kalinya tanpa memberi tahu otoritas setempat.

  • Gereja dibuka untuk doa individu dalam 4 Mei dan layanan keagamaan akan diizinkan dari 17 Mei
  • Sekolah dan universitas akan dibuka kembali pada 10 Mei, dengan tips-tips khusus termasuk siswa menghadiri kelas pada hari yang berbeda. Ujian universitas akan dilanjutkan pada fifteen Juni
  • Toko akan dibuka kembali pada 11 Mei dan pusat perbelanjaan dalam ruangan pada 1 Juni
  • Kafe dan restoran akan diizinkan buka pada 1 Juni, tetapi hanya dengan tempat duduk di luar ruangan dan jarak antar kursi yang jelas

Ilmuwan Yunani sedang mengerjakan aturan tentang pembersihan, jarak sosial dan pengujian untuk membuka negara bagi wisatawan musim panas ini. Pantai dibuka kembali pada 4 Mei.

Polandia: Taman dan hutan pertama yang dibuka kembali

Pada Polandia, angka Covid-19 lebih rendah daripada di banyak negara Eropa Barat – 15. 000 infeksi yang dikonfirmasi dan lebih dri 700 kematian, menurut Universitas Johns Hopkins. Negara itu mulai mencabut pembatasan pada 20 April, saat taman dan hutan diizinkan buat dibuka kembali.

  • Hotel, toko, pusat perbelanjaan, museum, dan galeri dibuka kembali pada 4 Mei, oleh satu pelanggan per 15 meter persegi ruang diizinkan
  • Pembibitan diberi opsi untuk dibuka kembali mulai 6 Mei
  • Penutup wajah di tempat umum akan tetap wajib hingga vaksin tersedia

Swedia: Pembatasan ketat tidak pernah diberlakukan

Hak arah foto Getty Images

Sebenarnya, tidak ada lockdown nyata sehingga Swedia tidak perlu melakukan banyak pelonggaran. Negara tersebut tidak pernah memberlakukan langkah-langkah contohnya yang terlihat di seluruh benua.

  • Restoran , bar, sekolah dan marketing tetap dibuka. Namun melarang pertemuan lebih dari fifty orang dan mengunjungi panti jompo untuk lansia
  • Swedia telah mencatat lebih dari several. 000 kematian, jumlah per kapita tertinggi dibandingkan dengan negara-negara Nordik lainnya
  • Sebagian tidak kecil populasi telah mengambil jarak sosial sukarela, banyak yang bekerja dri rumah, menjaga jarak setidaknya satu meter dari orang lain minimalnya beberapa waktu dan menahan sendiri dari bepergian.

Rusia: Tidak siap untuk relaksasi lockdown

Tidak seperti negara-negara Eropa lainnya, wabah Rusia belum mencapai puncaknya dan sedikitnya 10. 000 infeksi baru dilaporkan setiap hari minggu lalu. Belum akan ada akhir dari kuncian. Presiden Vladimir Putin menyerahkannya kepada gubernur setempat buat memutuskan kebijakan ternama

Moskow, sebagai kota yang paling parah dilanda, telah memberlakukan serangkaian pembatasan paling ketat yang maka akan berlanjut hingga setidaknya 31 Mei

  • Mulai 12 Mei warga diwajibkan mengenakan sarung tangan dan masker di toko-toko dan transportasi umum di Moskow
  • Hanya toko makanan dan apotek yang buka. Walikota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan masih terlalu dini untuk membuka toko dan pusat perbelanjaan yang tidak penting
  • Sekolah ditutup dan banyak orang bekerja dari rumah. Ketika ini belum ada rencana untuk melakukan relaksasi Perjalanan di Moskow dan juga antar kota tidak disarankan. Banyak kota memiliki penjagaan polisi dan hanya orang-orang dengan pendaftaran tempat tinggal diizinkan log in.

Virus corona: Haruskah kita laporkan orang yang langgar pembatasan sosial ke polisi?

0

Hak atas memotret Getty Images
Image caption Apakah Anda akan melaporkan seseorang yang melanggar aturan demi kebaikan bersama?

anyak negara saat tersebut menerapkan pembatasan sosial tertentu kelanjutan pandemi Covid-19. Jadi, jika Kamu melihat seseorang melanggar ketentuan tersebut, akankah Anda melaporkannya ke bagian berwenang?

Apakah itu bagian dari urusan kita sebagai warga sipil atau lebih sebagai aksi memata-matai tetangga kita? Dan apa bedanya?

Jenny dan Veronika, perut warga Chicago, Amerika Serikat, baru-baru ini menyadari bahwa bar di dekat rumah mereka beroperasi.

Seperti tempat minum alkohol yang diam-diam buka di dalam masa pelarangan minuman keras di Amerika Serikat tahun 1920-an, bar itu beroperasi selama karantina provinsi saat ini.

Jenny dan Veronika memasang raut wajah tak menyenangkan kepada orang-orang dengan mengabaikan aturan ‘lockdown’ di satu diantara kota terdampak Covid-19.

Namun belakangan, saat pejabat negeri kota datang ke rumah mereka untuk menggali informasi tentang pub itu, Jenny dan Veronika pasif seribu bahasa.

“Orang itu memiliki lencana bintang galuh besar seperti seorang polisi. Masa peristiwa itu terjadi, kami membatalkan bahwa kami bukan mata-mata, ” kata Jenny.

Dalam seluruh dunia, sebagian kalangan mengindahkan ketentuan untuk tidak keluar rumah selama pandemi. Namun banyak karakter seperti Jenny dan Veronika mengalami dilema tentang dalam kondisi apa mereka perlu melaporkan pelanggar ketentuan tersebut.

Apakah itu adalah kewajiban warga sipil atau pelanggaran itu semestinya menjadi urusan sang pelanggar sendiri?

Banyak negara dan pemerintah praja mengesahkan aturan yang berisi intimidasi penjara maupun denda terhadap pelanggar aturan karantina wilayah. Sejumlah pemerintahan bahkan memiliki pusat kontak buat menerima laporan dugaan pelanggaran.

Di negara bagian Victoria, Australia, sekelompok orang yang bergabung untuk bermain gim video dilaporkan ke polisi. Adapun, orang-orang di sebuah pesta ‘ilegal’ dijatuhi kompensasi.

Sah atas foto Getty Images
Image caption Di kira-kira negara, pihak berwenang mendesak klub untuk mengawasi tetangga mereka.

Karena total kasus Covid-19 di seluruh New South Wales, Australia meningkat, orang nomor satu di negara bagian itu, Gladys Berejiklian, mendesak masyarakat buat melaporkan pelanggar ke polisi.

Permintaan itu muncul masa semakin menjamur orang mulai berpergian ke pantai di New South Wales. Satu pekan setelahnya, lebih daripada 5. 000 panggilan telepon menyelundup ke nomor kepolisian setempat.

Namun beberapa penelepon tak memahami situasi yang sebenarnya. Polisi misalnya, menerima laporan bahwa pada Facebook terdapat foto-foto sepasang kekasih yang tengah berlibur.

Saat polisi datang ke vila sepasang kekasih itu, mereka menjumpai fakta bahwa foto itu diabadikan satu tahun sebelumnya.

Di Singapura, negara yang peraturannya mendahulukan tanggung jawab kolektif ketimbang kebebasan pribadi, sebuah aplikasi berpengetahuan baru saja diperbarui agar polisi bisa menerima laporan dari awak.

Terdapat 700 informasi yang mereka terima dalam dua hari. Akhirnya, pemerintah setempat menodong publik hanya melaporkan pelanggaran yang mereka saksikan sendiri.

Di luar pusat kontak formal, ribuan orang bergabung dalam wadah daring untuk memperolok orang-orang yang dianggap melanggar ketentuan pembatasan baik.

Grup di Facebook bertajuk ‘Covidiot’ adalah grup terbesar di Singapura dengan total anggota lebih dari 26. 000 akun. Lini masa grup itu dipenuhi foto orang yang mereka pendapat tak patuh pada aturan negeri.

Foto-foto yang itu unggah ke grup itu biasanya dipotret dari jauh.

Hak atas menjepret FACEBOOK
Image caption Contoh unggahan yang memperolok terkira pelanggar aturan karantina wilayah di media sosial.

Wajarkah melaporkan orang asing ke pihak berwenang?

Etiskah melaporkan atau tidak melaporkan seseorang yang melanggar ketentuan dasar?

Dalam kehidupan sehari-hari, orang-orang di swalayan hingga taman publik, bergelut dengan pertanyaan tersebut, kata pakar filsafat moral dalam University of Sydney, Hannah Tierney.

“Saya memahami nafsu untuk saling berbincang, terutama dalam situasi seperti ini. Tapi sampai vaksin atau pengobatan Covid-19 ditemukan, satu-satunya cara agar kita pasti aman adalah menjalankan prinsip jaga jarak. ”

“Bahkan sebagian kecil dari kita dengan tidak mematuhi itu dapat mengecewakan upaya keras yang dilakukan orang lain, ” ujar Tierney.

Menurutnya, akan muncul perasaan yang sangat mengganggu melihat karakter lain tidak menjalankan apa dengan semestinya mereka lakukan.

Hak atas memotret EPA
Image caption Kepolisian Australia mengatakan telah menerima ribuan informasi tentang dugaan pengingkaran ‘lockdown’.

Minzheng Hou, peneliti psikologi dalam National University of Singapore, serta sejawatnya Lile Jia, meneliti faktor yang mendorong seseorang melaporkan saudara atau keluarga yang diduga melaksanakan kejahatan.

Mereka menjumpai bahwa sebuah kesadaran bersama mendasari keputusan itu.

“Bukan berarti semua orang-orang tercela tersebut duduk di rumah, bosan menjalani karantina lantas mereka membuat orang lain berada dalam masalah, ” kata Jia.

“Kerap kali, mereka yang melaporkan kelalaian orang lain adalah orang dengan ingin berbuat terbaik bagi kelompoknya. ”

Seperti rencana ‘liburan’ sepasang kekasih di Australia di atas, ada kemungkinan orang-orang membuat tuduhan yang tidak langsung jika mereka tidak mengetahui kejadian secara utuh.

Itulah salah satu alasan Jenny & Veronika memutuskan tidak melaporkan bar di lingkungan mereka kepada otoritas Chicago. Mereka tidak benar-benar tahu yang terjadi.

Ahli filsafat moral, Hannah Tierney, menyuarakan ambiguitas tentang benar dan lupa dalam melaporkan seseorang ke petugas ini juga bisa berimplikasi di hal-hal yang tak diinginkan, tercatat terhadap pihak yang berwenang.

Dari New York mematok Sydney, angka kejahatan menunjukan denda yang tidak seimbang bagi warga permukiman miskin.

“Saya khawatir dampak pada orang-orang sensitif dan yang terpinggirkan dalam pola ini, di mana polisi diberikan hak mengambil diskresi, ” kata Tierney.

Media playback tidak tersedia di perangkat Anda

“Apakah Anda baru saja batuk di pendahuluan saya? ” – Sebuah perbincangan di kereta kota Sydney, Australia.

Ambiguitas tentang apa yang boleh dan dilarang juga memicu debat panas dalam Inggris. Kepolisian meminta laporan pelanggaran ‘lockdown’ walau ada ruang suram dalam peraturan itu.

Kepolisian Inggris bekerja dalam konsep ‘pemolisian berdasarkan persetujuan’.

Konsep hukum itu menyatakan, petugas hanya bisa mendapatkan kewenangan luar biasa untuk menangkap dan membekukan seseorang karena publik menghendakinya.

Setelah perdebatan selama kaum pekan mengenai boleh tidaknya seseorang berjalan keliling desa–sesuatu yang ditolak masyarakat pedesaan, otoritas kepolisian Inggris menyatakan aktivitas itu bukan pelanggaran hukum.

Namun seberapa efektif dorongan agar publik mengadukan kesalahan orang lain, terutama era munculnya solidaritas bersama di era pandemi seperti ini?

Ambil contoh New York, praja yang merupakan episentrum pandemi Covid-19 di AS. Pusat kontak perlawanan kota itu kelimpungan pada hari-hari pertamanya, bahkan mereka menerima penelepon yang bergurau hingga yang menyampaikan olok-olok.

Tierney tersua, mengelola kepatuhan publik dan pemberdayaan sosial dalam satu waktu yang sama adalah hal rumit untuk pemerintah.

“Menghukum karakter yang melanggar hukum adalah satu diantara cara menumbuhkan kepatuhan, tapi tersebut semestinya bukan satu-satunya strategi yang Anda miliki, ” ujar Tierney.