sumber gambar, ANTARA FOTO

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PLN Kementerian Perdagangan) berinisial IWW menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) atau minyak goreng sawit, kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/04).

Selain IWW, Kejaksaan Agung juga menjerat tiga orang dari pihak swasta. Mereka berinisial MPT (Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia), SMA (Manajer Senior Corporate Affairs Permata Hijau Group (PHG), dan PT (General Manager General Affairs Section PT Musim Mas).

Para tersangka, lanjut Jaksa Agung, langsung ditahan selama 20 hari ke depan atau hingga 8 Mei 2022.

“Tindakan para tersangka mengakibatkan kerugian ekonomi negara atau mengakibatkan mahalnya dan kelangkaan minyak goreng, sehingga mengakibatkan penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan mempersulit kehidupan masyarakat,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers di kantornya. kantor.