sumber gambar, BBC INDONESIA/DAVIES SURYA

Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) dengan Malaysia tentang perlindungan pekerja migran akan menekan kasus kekerasan terhadap pekerja Indonesia di negara tersebut.

Kesepakatan tersebut diklaim sebagai payung hukum bagi perlindungan pekerja migran Indonesia, khususnya yang berada di sektor domestik seperti pekerja rumah tangga.

Namun, para aktivis buruh migran meragukan kesepakatan itu benar-benar akan mencegah buruh Indonesia dianiaya oleh majikannya.

Pengawasan dan kemauan politik yang rendah dituding membuat buruh migran Indonesia selalu berada pada posisi rentan.