Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar,

Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SDN Kali Sari 05 Jakarta, Indonesia, Selasa (04/01).

Pemerintah Indonesia didesak untuk segera melakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah meningkatnya kasus Covid-19, khususnya yang disebabkan oleh varian Omicron.

Orang tua murid dan perhimpuan guru melihat, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) saat PTM 100% yang dihadiri seluruh siswa kerap terjadi sehingga berpotensi terjadi penularan, di tengah varian Omicron Covid-19 yang memiliki kecepatan penularan.

Kalangan praktisi kesehatan melihat PTM tidak lagi aman karena tingkat kasus positif di Indonesia melampaui 10%, ditambah, di beberapa negara, proporsi anak dirawat akibat varian Omicron lebih banyak dan adanya potensi anak mengalami komplikasi berat jika terinfeksi.

Data LaporCovid-19 menunjukkan, sepanjang Januari 2022, dari 60 laporan pelanggaran prokes, sekitar sepertiga atau 22 pelanggaran terjadi di satuan pendidikan.