Saturday, July 4, 2020
Brasil menjadi negara secara jumlah kasus positif virus corona terbanyak ketiga di dunia, sesudah Amerika Serikat dan Rusia.
Kepala Gereja Katolik di Polandia menyatakan dirinya telah meminta Vatikan untuk menyelidiki dugaan pelecehan seksual oleh sejumlah pastor yang diklaim ditutup-tutupi setelah sebuah film dokumenter dirilis.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul dan aparat keamanan Korea Selatan sedang menyelidiki dugaan penyiksaan belasan ABK Indonesia yang bekerja di kapal China. Pemerintah Indonesia juga menyelidiki apakah pelarungan tiga ABK yang meninggal sudah memenuhi peraturan internasional.
Mualaf dari Inggris dan Jepang yang sempat melaksanakan umrah untuk pertama kalinya mengatakan merasa sedih di tengah ketidakpastian haji tahun ini namun merasa 'sangat bersyukur' dapat beribadah sebelum pandemi menyebar.
Pemerintah memberi kesempatan untuk warga berusia di bawah 45 tahun untuk kembali beraktivitas meski pandemi virus corona masih berlangsung. Menurutnya, kebijakan ini diberlakukan agar kelompok usia tersebut tidak kehilangan mata pencarian.
Kota Wuhan di China, yang menjadi episentrum pandemi Covid-19, akan mengetes 11 juta warga dalam jangka waktu yang sangat singkat. Apakah mereka mampu melakukan rencana ambisius ini?
Beberapa kepala daerah sudah mulai menerapkan karantina wilayah dalam batasan berbeda untuk cegah penyebaran Covid-19. Menkopolhukam memastikan karantina wilayah tak langgar UU.
Arab Saudi tidak teristimewa membayarkan subsidi bulanan biaya hidup mulai Juni. Keputusan ini diambil setelah harga minyak dunia anjlok hampir 50% dibanding harga tarikh lalu.
Karantina berangkat dilonggarkan di berbagai negara Eropa, masyarakat diminta beradaptasi dengan laksana baru sesudah pandemi, di antaranya bisa mengunjungi keluarga asal tak mengarahkan di Italia, kelas dibatasi 15 siswa di Prancis, pengunjung restoran dibatasi 30 orang di Belanda.
PBB mengucapkan 6, 6 juta pengungsi tersebar di berbagai kamp. Padatnya warga dan kondisi kamp yang hina membuat para pengungsi sangat sensitif tertular pandemi Covid-19.