sumber gambar, Jorge / Reuters

Taliban mengeluarkan pedoman untuk menegakkan hak-hak perempuan di Afghanistan dengan menegaskan bahwa perempuan bukanlah hak milik tetapi “manusia bebas”.

“Seorang wanita bukanlah properti, tetapi seorang manusia yang memulai dan bebas.” Itulah beberapa kata dari peraturan baru Taliban.

Peraturan tersebut juga berisi larangan memaksa perempuan untuk menikah dan juga pedoman tentang hak milik bagi perempuan jika ia menjadi janda. Janda sekarang berhak atas bagian dari kekayaan suami jika suami meninggal.

Namun, pedoman yang diterbitkan pada Jumat (3/11) itu sama sekali tidak menyebutkan tentang hak perempuan untuk bekerja di luar lingkungan rumah atau akses pendidikan bagi perempuan.