Keterangan gambar,

Menyusul kejadian di Denver, Boeing meminta seluruh pesawat 777 yang memakai instrumen Pratt & Whitney di-grounded (dilarang dioperasionalkan).

Perusahaan pesawat terbang Amerika Serikat Boeing menyarankan penghentian pemakaian (grounding) pesawat model 777 di segenap dunia, setelah salah satu motor model ini mengalami kerusakan mesin di Denver.

Terdata ada 82 pesawat model 777 ini, yang digunakan oleh perusahaan penerbangan dalam AS, Jepang, dan Korea Selatan.

Kongsi Garuda Indonesia juga mengoperasionalkan Boeing 777, namun berbeda dengan mengalami kerusakan mesin di Denver.

Penasihat utama Garuda, Irfan Setiaputra, menggunakan keterangan kepada BBC News Nusantara mengatakan, “Yang kita punya [model] 777-300ER bukan 777-200 [seperti yang mengalami insiden di Denver]. ”

Engine (mesin) kita dari GE bukan daripada Pratt & Whitney. Insya Allah aman, ” kata Irfan.

Ia menjelaskan 10 pesawat B777-300ER yang dioperasikan Garuda “telah menutup kriteria layak terbang” berdasarkan ketentuan aircraft maintenance petunjuk di bawah pengawasan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Motor Udara (DKPPU).

Pesawat yang mengalami kerusakan di Denver hari Sabtu (20/02) mengangkut 231 orang penumpang.

Bahan gambar,

Pesawat Boeing 777-200, model pesawat yang menjalani kerusakan mesin di Denver, keadaan Sabtu (20/02).

Kerusakan mesin membuat pesawat terpaksa kembali ke bandar udara Denver. Tidak ada yang mengalami luka dalam insiden ini.

Temuan awal membuktikan ada kerusakan fan blade engine di pesawat Boeing tersebut.

Irfan mengatakan macam B777-200, yang mengalami kerusakan pesawat di Denver, berbeda dengan macam armada B777 series yang Garuda Indonesia operasikan saat ini, yakni tipe B777-300ER.

“Pada dasarnya memiliki spesifikasi engine yang berbeda, di mana pesawat B777-300 ER yang saat tersebut dioperasikan Garuda Indonesia menggunakan engine tipe GE90-115B buatan pabrikan General Electric, ” kata Irfan.

Maskapai United Airlines dan dua perusahaan penerbangan Jepang sudah menyatakan menghentikan operasional 62 pesawat model 777 mereka.

Korean Air mengatakan mereka akan melakukan grounding terhadap enam pesawat.

‘Semuanya harus dilarang terbang’

Boeing mengatakan secara keseluruhan ada 182 pesawat yang menggunakan mesin seperti yang mengalami kerusakan mesin di Denver dan semuanya harus dilarang terbang.

Pesawat yang bermasalah di Denver menggunakan mesin buatan Pratt & Whitney.

Keterangan tulisan,

Puing-puing pesawat yang mengalami kerusakan mesin berjatuhan di permukiman di Denver.

“Selagi investigasi dilakukan, ana merekomendasikan untuk menghentikan secara tatkala operasional 69 pesawat yang saat ini dioperasikan dan 59 udara yang berada di hanggar dibanding model 777 yang memakai instrumen Pratt & Whitney 4000-112, ” kata pernyataan yang dikeluarkan Boeing.

Pratt & Whitney mengatakan mereka telah mengirim tim untuk bekerja sesuai dengan para penyelidik.

Menurut badan penerbangan federal FAA, United Airlines ialah satu-satunya maskapai di Amerika yang mengoperasikan model 777. Di asing AS, model ini dipakai sebab maskapai di Jepang dan Korea Selatan.

Di dua negara ini, semua pesawat Boeing 777 dengan mesin Pratt & Whitney dilarang mengambil wilayah udara mereka hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Larangan tersebut mencakup lepas landas, pendaratan dan penerbangan.

Pemerintah Jepang memerintahkan maskapai JAL dan ANA menghentikan pemakaian semua pesawat Boeing 777 yang menggunakan mesin Pratt & Whitney arketipe 4000.

Keterangan gambar,

Tak ada yang mengalami cedera dalam insiden pesawat di Denver hari Sabtu (20/02).

Desember lalu, penerbangan JAL terpaksa kembali ke bandar suasana Naha karena malfungsi pada pesawat kiri. Usia pesawat ini sepadan dengan yang mengalami gangguan di Denver, yaitu 26 tahun.

Pesawat dengan mengalami gangguan mesin pada Sabtu (20/02) adalah pesawat United Airlines nomor penerbangan 328 yang mestinya membawa penumpang ke Honolulu.

FAA mengucapkan pesawat ini mengalami kegagalan di dalam mesin kanan. Puing-puing dari motor jatuh berserakan di satu negeri permukiman di Denver.

FAA lalu memerintahkan inspeksi lebih lanjut semua jet Boeing 777 dengan mesin Pratt & Whitney 4000 setelah kejadian itu.

Temuan awal Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika (NTSB) menyebutkan kerusakan paling serius terjadi di mesin kanan. Bodi utama pesawat selalu mengalami kerusakan ringan, kata NTSB.

Pada 2018, mesin kanan pesawat United Airlines rusak hanya beberapa saat sebelum mendarat di Honolulu.