Program vaksinasi Israel menunjukkan tanda-tanda kemajuan dalam menyandarkan penularan dan penyakit di antara penduduk berusia 60-an tahun serta pihak berwenang kini memperluas cakupan program dengan sasaran penduduk dalam atas usia 16 tahun.

Penurunan tingkat infeksi tampak paling nyata pada warga berusia tua & terjadi di daerah-daerah yang telah terlebih dulu melaksanakan vaksinasi, melapor wartawan kesehatan BBC, Rachel Schraer.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa vaksinlah, dan bukan hanya pemberlakuan karantina provinsi nasional, yang menimbulkan hasil pasti.

Data Kementerian Kesehatan Israel menunjukkan 531 warga di atas usia 60-an tahun, dari hampir 750. 000 mereka yang telah menerima vaksinasi penuh, positif virus corona atau sekitar 0, 07%.

Mereka yang jatuh sakit jauh lebih sedikit, 38 orang dirawat dalam rumah sakit dengan keluhan sedang, parah atau kritis. Proporsi itu amat sedikit.

Kementerian Kesehatan meneliti catatan medis hampir satu juta warga- 743. 845 di antara mereka berusia dia atas 60 porakporanda sampai setidaknya tujuh hari sesudah disuntik vaksin dosis kedua.

Terdapat 3 warga di atas usia 60 tahun yang meninggal selama era observasi itu – meskipun mungkin saja mereka terkena virus corona jauh sebelumnya, sehingga sistem imunitas dalam tubuh belum terbangun.

Kematian kelanjutan Covid-19 turun

Sebelum dampak vaksin tersebut dirasakan, tercatat lebih dari tujuh. 000 kasus penularan, kurang sejak 700 di antaranya disertai gejala sedangkan hingga kritis dan tercatat 307 kematian.

Kementerian Kesehatan Israel mengatakan transmisi dan korban meninggal dunia mendarat secara konsisten mulai dari hari ke-14 sesudah vaksinasi dosis mula-mula hingga seterusnya.

Keterangan gambar,

Israel memperluas cakupan vaksinasi ke penduduk muda.

Sejauh ini jumlah suntikan vaksin yang diberikan melebihi lima juta dosis untuk sekitar sembilan juta penduduk negara itu. Sekitar seperlima penduduknya telah mendapat jumlah kedua.

Mulai Kamis ini (04/02), pemerintah memperluas cakupan program vaksinasi ke seluruh penduduk di atas usia 16 tahun, setelah rampung menjangkau golongan usia tua.

Namun penasihat vaksinasi di Kementerian Kesehatan, Dr Boaz Lev, mengatakan kepada BBC kalau kekebalan massal baru akan dicapai di Israel jika sekitar 90% penduduknya divaksinasi, termasuk kelompok anak-anak.

“Kecuali anak-anak benar-benar terinfeksi sedemikian susunan sehingga timbul kekebalan massal, tapi saya tidak memperkirakan hal tersebut akan terjadi dalam waktu depan, jadi kita masih berpendirian di prinsip memvaksinasi kelompok usia ini begitu ada data terkait secara anak-anak, ” katanya.

Masukan gambar,

Program vaksinasi di Israel dimulai bulan December 2020.

Saat ini sedang diujicoba penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech pada anak-anak di bawah 16 tahun, tetapi belum jelas pustaka vaksin untuk anak-anak akan mendapat lampu hijau untuk anak-anak.

Meskipun tercatat sebagai negara yang paling lekas di dunia dalam vaksinasi Covid-19, penyerapannya sekarang mulai menurun pada kelompok-kelompok umur tertentu, kata para-para pejabat.

Mereka mencontohkan kelompok umur dengan menjadi sasaran vaksinasi di kalangan penduduk Arab dan Yahudi ultra-Ortodoks cenderung menunjukkan penolakan.

Menurut Dr Boaz Lev, pelambatan itu tentu menimbulkan kekhawatiran tetapi secara umum kalender vaksinasi di Israel telah menunjukkan dampak positif dengan adanya penurunan jumlah kematian.