Data gambar,

Sandiaga Uno (kiri) dan Tri Rismaharini pada Istana Merdeka, Rabu (23/12), jelang pelantikan.

Presiden Joko Widodo melantik enam menteri baru sebagai bagian daripada perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Lulus di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/12).

Enam nama yang dilantik sebagai menteri telah diperkenalkan Pemimpin kepada publik pada Selasa kemarin (22/12).

Presiden juga melantik lima pemangku menteri baru serta kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Restorasi Gambut (BRG).

Keterangan gambar,

Presiden Jokowi (kanan) memberi ucapan selamat kepada Menteri Keyakinan yang baru, Yaqut Cholil Qoumas, usai pelantikan.

Perombakan kabinet ini – dengan pertama dalam pemerintahan Jokowi kurun kedua – dilakukan presiden sesudah dua menterinya terjerat kasus manipulasi, dan pemerintahannya banyak dikritik untuk caranya menangani pandemi Covid-19.

Berikut nama enam menteri dengan baru saja dilantik, beserta visi-misinya:

satu. Tri Rismaharini – menteri sosial

Keterangan gambar,

Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Menteri Sosial.

Wali Kota Surabaya dua kurun yang masa jabatannya berakhir pada 2021 itu menggantikan Juliari Batubara yang terjerat kasus korupsi pemasokan bantuan sosial.

Dalam keterangan pers pertamanya sebagai menteri, perempuan berusia 59 tahun itu, menjabarkan tugas yang diberikan Presiden Jokowi kepadanya.

Risma mengucapkan bahwa ia diberi tugas dengan sangat urgen yaitu realisasi bantuan sosial triwulan keempat 2020 bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Dia juga mengatakan bahwa presiden mengamanatkan pada pekan pertama Januari 2021 bantuan sosial harus bisa muncul, “karena ini berkaitan dengan pergerakan ekonomi nasional”.

Risma juga diamanatkan biar bantuan sosial punya implikasi atau dampak langsung yang terukur kepada kesejahteraan masyarakat. “Artinya ada mekanisme-mekanisme pembinaan yang harus kami kerjakan, ” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Kemensos akan menggandeng kepala daerah dan perguruan tinggi setempat dengan mengetahui persis permasalahan di daerahnya.

Selain Covid-19, Risma mengatakan kemensos selalu akan mengantisipasi ramalan BMKG tentang El Nino, yang menyebabkan kemarau sangat tinggi. “Itu tentunya akan berimplikasi pada hasil-hasil pertanian atau yang lain sehingga itu yang kudu diimbangi supaya tidak terjadi kelaparan, ” ujarnya.

Amanat terakhir, yang tidak kalah penting dan menunjang tugas-tugas yang lain, ialah perbaikan data. Risma berkata pihaknya akan bekerja sepadan dengan Dirjen Kependudukan di Departemen Dalam Negeri untuk memperbarui masukan penerima bantuan.

Risma mengindikasikan bahwa ke depannya, bantuan akan diberikan pada bentuk uang. “Kita akan lakukan semuanya itu secara transparan. Tidak ada cash atau tunai di bentuk apapun, kami agan gunakan semua transaksi dalam bentuk elektronik.

“Dan juga semua masukan dari kawasan, kami akan gunakan elektronik yang cepat sehingga perbaikan-perbaikan data bisa segera kami lakukan. Dengan demikian, efektivitas akan bisa tercapai. ”

2. Sakti Wahyu Trenggono – menteri kelautan dan perikanan (KKP)

Keterangan gambar,

Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Eks wakil menteri pertahanan ini menggantikan Edhy Prabowo, yang terjerat kasus manipulasi ekspor benih lobster.

Menjawab pertanyaan mengenai terobosan apa yang akan dilakukannya dalam posisi baru, Sakti mengucapkan ia akan memastikan keberlangsungan ekosistem kelautan bisa berjalan dan tidak rusak.

“Namun, demikian di sisi lain dia harus bisa memberikan manfaat kesejahteraan yang besar pada marga ini, ” ujarnya dalam konferensi pers setelah pelantikan menteri pada Istana Negara, Rabu (23/12).

Sakti menambahkan dalam waktu dekat dia bakal melakukan “belanja masalah dan evaluasi” kebijakan-kebijakan untuk melanjutkan apa yang baik dan menghentikan apa dengan kemudian dipandangnya tidak baik.

3. Sandiaga Uno – menteri pariwisata serta ekonomi kreatif

Masukan gambar,

Sandiaga Uno ditunjuk menjadi Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta dan ketua Himpunan Pengusaha Bujang Indonesia ini menggantikan Wishnutama sebagai menparekraf.

Setelah pelantikan, Sandiaga mengatakan dia akan fokus melaksanakan program-program dengan inovatif.

“Karena kita harus bergerak secara cepat. Pak presiden dan wapres arahannya dalam 1 tahun itu harus ada quick wins , harus ada modifikasi yang mendasar pada saat kita berbenah terhadap lima destinasi super prioritas, ” ujarnya.

Ia menambahkan penentangan sektor pariwisata harus dilakukan dengan memastikan aspek Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability (CHSE – Kejernihan, Kesehatan, Keamanan, dan Keberlangsungan Lingkungan) demi beradaptasi dengan keadaan pandemi Covid-19.

4. Muhammad Luthfi – gajah perdagangan

Keterangan gambar,

Muhammad Luthfi dipilih menjelma Menteri Perdagangan.

Mantan menteri perdagangan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini kembali mengisi posisi tersebut.

Luthfi pula pernah menjabat sebagai kepala Pranata Koordinasi Penanaman Modal, duta gede Indonesia untuk Jepang, dan utusan besar Indonesia untuk Amerika Konsorsium.

Sesudah pelantikan Rabu (23/12), Luthfi mengatakan program utamanya adalah memastikan barang-barang Indonesia bisa diekspor dan berkompetisi dengan baik di tengah perekonomian dunia yang melemah.

“Ini adalah arah dari perbaikan ekonomi nasional serta berharap bisa menjadi daya ungkit baru untuk pertumbuhan ekonomi dengan sehat.

“Saya juga ingin memasitkan bahwa arus barang berjalan dengan baik dan ini adalah bagian untuk kepercayaan masyarakat untuk segera menebus daya beli. ini merupakan agenda-agenda utama yang akan saya laksanakan pada waktu yang singkat tersebut, ” pungkasnya.

5. Yaqut Cholil Qoumas – menteri agama

Keterangan gambar,

Yaqut Cholil Qoumas, ketua Gerakan Pemuda Ansor, dipilih untuk memimpin Departemen Agama.

Pemimpin Gerakan Pemuda Ansor ini dipilih untuk mengisi pos yang sebelumnya diisi Fachrul Razi.

Dalam keterangan pers pertamanya sebagai menteri, Yaqut menjanjikan terobosan dari kementerian agama “yang akan berbeda dari masa-masa sebelumnya. ”

Ia mengatakan ada banyak dengan mau dikerjakan, tapi semua tersebut bisa dirangkum menjadi satu titik berat: Bagaimana membuat agama sebagai petunjuk bukan aspirasi.

6. Budi Gunadi Sadikin – menteri kesehatan

Keterangan gambar,

Budi Gunadi Sadikin ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan.

Penunjukkan Budi sebagai pengganti Terawan Agus Putranto menjadi perhatian karena dia tidak memiliki latar belakang kesehatan tubuh.

Akhlak adalah mantan dirut Bank Sendiri dan PT Indonesia Asahan Alumunium. Terakhir, ia menjabat sebagai pemangku menteri BUMN.

Dalam keterangan pers, Budi mengaku mendapat amanat dari pemimpin untuk menangani pandemi covid-19 secara secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya.

“Agar semua murid bisa kembali sekolah, agar pengusaha UKM bisa segera kembali menggelar tokonya, agar semua keluarga kita bisa kembali bersilaturahmi, dan supaya seluruh rakyat Indonesia bisa tumbuh normal kembali, ” ujarnya.

Untuk melahirkan itu, Budi berkata pihaknya betul membutuhkan dukungan dari seluruh bagian bangsa baik itu asosiasi kedokteran, pemerintah daerah, maupun seluruh umum Indonesia.

Selain menteri, Presiden Joko Widodo serupa melantik sejumlah orang sebagai pemangku menteri dan kepala lembaga:

Muhammad Herindra sebagai pemangku menteri pertahanan, mendampingi Prabowo Subianto. Ia menggantikan Sakti Wahyu Trenggono yang diangkat sebagai menteri kelautan dan perikanan (KKP). Ia sebelumnya menjabat sebagai kepala staf umum TNI-AD.

Edward Omar Sharif Hiariej , guru besar ilmu kaidah pidana Universitas Gadjah Mada jadi wakil menteri hukum dan hak asasi manusia, mendampingi Yasonna Laoly.

Dante Saksono Herbuwono sebagai wakil menteri kesehatan. Bekas ketua divisi metabolik endokrin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu bakal mendampingi menkes baru, Budi Gunadi Sadikin, yang tidak memiliki situasi belakang kesehatan.

Harvick Hasnul Qolbi sebagai wakil menteri pertanian, mendampingi Syahrul Yasin Limpo. Ia adalah mantan bendahara Pengelola Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Pahala Nugraha Mansury sebagai wakil menteri BUMN. Ia mengoper Budi Gunadi Sadikin yang diangkat menjadi menteri kesehatan. Sebelumnya, dia menjabat direktur utama Bank Simpanan Negara (BTN).

Mantan direktur penindakan Institusi Nasional Penanggulangan Terorisme, Irjen Petrus Reinhard Golose dilantik sebagai kepala institusi Badan Narkotika Nasional. Ia mengoper Komjen Heru Winarko yang mendatangi masa pensiun pada Desember tersebut.

Hartono Prawiraatmadja dilantik sebagai kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), menggantikan Nazir Foead. Dia sebelumnya menjabat sekretaris BRG.

Isu tentang perombakan (reshuffle) mulai ramai dibicarakan pada pekan itu, dan sejumlah nama telah berputar di media yang disebut-sebut hendak mengisi dua kursi menteri dengan kosong, yakni menteri sosial dan menteri kelautan dan perikanan.

Dua orang yang sebelumnya mengisi pos tersebut, Edhy Prabowo dan Juliari Batubara, ditangkap KPK karena kasus terkaan korupsi. Semenjak itulah, Presiden dituntut untuk segera merombak kabinetnya.

Isyarat akan ada reshuffle makin santer setelah Presiden Jokowi bertemu Wapres Ma’ruf Amin sebesar dua kali di Istana Lepas, Senin kemarin.

Perombakan kabinet ini ialah yang pertama dalam pemerintahan Jokowi periode kedua.

‘Tidak signifikan’

Dimintai tanggapan untuk penunjukan enam menteri baru, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyebutnya sebagai “tidak signifikan membawa perubahan”.

Menurutnya, seharusnya Presiden Joko Widodo mengganti menteri-menteri lain yang disebutnya “hampir tidak mengabulkan banyak terobosan inovasi kebijakan pada menyelesaikan wabah virus corona”.

“Jadi, akhirnya saya merasa perombakan ini tidak signifikan membawa perubahan. Ditambah lagi, sosok yang menggantikannya seperti tak tepat, ” kata Trubus kepada wartawan BBC News Indonesia, Selasa (22/12) sore)

Data gambar,

Kemampuan Watak Gunadi Sadikin sebagai menteri kesehatan diragukan karena tidak memiliki situasi belakang kesehatan.

Trubus mencontohkan, sosok Menteri Kesehatan tubuh yang baru, yaitu Budi Gunadi Sadikin.

“Panglima perang Covid-19 bukan sejak kalangan dokter, tapi lulusan teknik nuklir, dan profesional di bagian ekonomi. Ini berpotensi sulit berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan memahami masalah dari prospek kesehatan, ” ujarnya.

Menurutnya, ” r eshuffle menjadi suatu yang urgent karena ada menteri-menteri yang bermasalah tak hanya soal integritas tapi serupa kemampuan manajerial dan menjalankan perintah presiden. Tapi, saya bingung kok cuma enam yang diganti. ”

Berita ini diperbarui pada Rabu (23/12), sekitar pukul 12. 00 WIB, dengan menambahkan pelantikan enam orang menteri oleh Presiden Joko Widodo.