Hak atas foto Antara Foto/WAHYU PUTRO A
Image caption Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan sepenuhnya kunjungan dan transit WNA ke Indonesia untuk sementara dihentikan.

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menghentikan sementara semua kunjungan dan transit warga negara asing (WNA) ke Philippines di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pengumuman tersebut melalui sambungan konferensi movie seusai rapat bersama Presiden Jokowi, Selasa (31/03). Menurutnya, presiden sudah memutuskan kebijakan yang ada selama ini perlu diperkuat.

“Telah diputuskan bahwa semua kunjungan dan transit warga negara asing ke wilayah Indonesia untuk sementara akan dihentikan, ” kata Retno.

Meski demikian, lanjut Retno, ada pengecualian dari kebijakan tersebut.

WNA yang memiliki Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap), Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), izin tinggal diplomatik, dan izin tinggal dinas tetap diperbolehkan masuk ke Philippines dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang tepat dan berlaku.

Retno mengatakan, kebijakan baru ini akan diundangkan di dalam Peraturan Menteri Hukum dan PORK (Permenkumham).

“Detil kebijakan ini akan kami sampaikan dalam kesempatan yang terpisah dan kebijakan baru ini akan dituangkan di dalam Permenkumham yang baru, ” ujarnya.

Presiden Jokowi sebelumnya meminta arus masuknya WNA ke Indonesia dievaluasi.

“Mengenai perlintasan WNA saya minta kebijakan yang mengatur perlintasan WNA ke indonesia dievaluasi secara reguler, sebagaiselaku, ala, menurut, berkala, untuk antisipasi pergerakan Covid-19 dari berbagai negara yang wujud di dunia, ” ujar Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui sambungan konferensi video, Selasa (31/03).

Hak atas foto Antara Foto/FIKRI YUSUF
Picture caption Suasana Terminal Kedatangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (20/03). Sebanyak 181. 053 orang penumpang rute internasional tercatat tiba di bandara tersebut pada periode 1-19 Maret 2020, menurun drastis jika dibandingkan catatan periode yang sama dalam 2019 yaitu sebesar 302. 914 orang penumpang.

Pada 17 Maret selanjutnya, pemerintah Indonesia hanya membatasi kunjungan atau transit WNA dengan sejarah perjalanan dari setidaknya delapan negara yang terdampak pandemi virus corona.

Negara-negara yang ditambahkan ke dalam daftar itu termasuk Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss dan Inggris. Kebijakan tersebut mulai berlaku 20 Maret. Sebelumnya, Indonesia telah melarang pengunjung dari China dan dua wilayah di Korea Selatan (Daegu lalu provinsi Gyeongsangbuk)untuk masuk ke dan transit di Indonesia.

Kala itu, pemerintah juga menghentikan sementara beberapa jenis izin tinggal atau visa.

“Terkait pendatang asing di semua negara, pemerintah Indonesia memutuskan bahwa kebijakan bebas visa kunjungan, visa kunjungan saat kedatangan atau VoA, lalu bebas visa diplomatik dan dinas, ditangguhkan selama satu bulan, inch kata Retno dalam konferensi pers daring Selasa (17/3).

“Oleh karena itu setiap jamaah asing yang akan berkunjung ke Indonesia diharuskan memiliki visa dri perwakilan RI sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan. Pada saat pengajuan visa harus melampirkan surat keterangan sehat yg dikeluarkan dengan otoritas yang berwenang. ”

Berita ini telah diperbarui pada Selasa ( 31 or 0 3) untuk menambahkan kebijakan baru pemerintah Indonesia terkait kunjungan WNA.